Mohon tunggu...
Ahmad Haris Hasanuddin
Ahmad Haris Hasanuddin Mohon Tunggu... Dosen - dosen

Seseorang pembelajar

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Artikel Utama

Mahasiswa Pertanian Bukan Hanya Sekadar Belajar Bercocok Tanam

13 Januari 2022   21:12 Diperbarui: 14 Januari 2022   09:32 802
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Saya merupakan salah satu alumni dari fakultas dengan latar belakang pertanian di salah satu Perguruan Tinggi di  Jawa Timur. Tepatnya di Tahun 2011 saya menjadi mahasiswa baru di fakultas tersebut. Sebenarnya alasan saya memilih Fakultas ini juga masih membingungkan, karena pada saat itu saya lebih kepengen untuk menjadi dokter, dan kuliah di pertanian ini merupakan pilihan yang kedua.

Ok, kita abaikan terkait alasan-alasan saya dalam memilih fakultas dengan latar belakang pertanian ini. Kita bahas hal yang menjadi pertanyaan sesuai judul tulisan ini. Saya berasal dari keluarga petani dan merupakan hal yang menarik jika saya kuliah di pertanian. Dengan kuliah di pertanian saya bisa menerapkan ilmu-ilmu yang saya pelajari di lahan pertanian milik orang tua.

Namun hal lucu terjadi dari omongan tetangga saya saat saya memutuskan kuliah di pertanian. Muncul pernyataan unik dari tetangga saya tersebut. 

Pernyataannya seperti ini "Lapo kuliah nang pertanian, lek mok nyangkul ae kene ae tak ulangi". Kalau dalam bahasa Indonesia artinya ngapain kamu kuliah di pertanian, kalau hanya belajar nyangkul sini saya ajari saja. Pernyataan tersebut merupakan ucapan asli dari tetangga saya dan sampai sekarang masih tergiang-ngian di telinga saya. 

Meskipun pernyataan tersebut tidak sepenuhnya salah, tapi pemahaman terkait perkuliahan di pertanian jika hanya belajar mencangkul saja itu mungkin hanya mencangkup 1-2% saja. Mencangkul identik dengan kegiatan bercocok tanam. Padahal kuliah di pertanian tidak hanya menggeluti cocok tanam.

Sumber: belajartani.com
Sumber: belajartani.com

Mungkin sebagian besar orang awam termasuk tetangga saya tersebut, menganggap bahwa kuliah di pertanian hanya berputar-putar terkait cocok tanam saja, padahal tidak lho. 

Kegiatan yang berhubungan dengan pertanian itu sangat luas, mulai dari kegiatan menghasilkan pangan, kegiatan memanfaatkan sumber energi, kegiatan penerapan teknologi, hingga kegiatan mengelola lingkungan hidup. Jadi anggapan kuliah di pertanian hanya mencangkul itu sepenuhnya salah besar ya. Saya ulangi lagi pernyataan itu salah besar!.

Berkaitan dengan salah satu tujuan dari kegiatan pertanian yaitu penghasil pangan. Presiden pertama bangsa Indonesia Ir. Soekarno pernah berpidato yang isinya Soal Pangan Adalah Soal Hidup Matinya Bangsa!. Pidato tersebut menunjukkan terdapat harapan besar kemajuan pertanian di Indonesia.

Ok ya gaes semoga disini kita sudah memahami bahwa lingkup pertanian yang salah satunya sebagai penghasil pangan itu sangat luas. Perlu diketahui karena cakupannya cukup luas lingkup pertanian juga terdiri atas diantaranya: tanaman pangan, tanaman perkebunan, kehutanan, pertenakan, dan perikanan. Luas banget kan? Iya gak sih, iyalah masa enggak.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun