Mohon tunggu...
Ety Supriyatin
Ety Supriyatin Mohon Tunggu... Lainnya - Pembaca

Menulis apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan. ■JUST BE MYSELF■

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Mengulik Pagi

21 September 2023   09:30 Diperbarui: 21 September 2023   09:31 120
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Mengulik pagi (dokpri/et's)


Pagi yang begitu bermakna

Membuat hati berbunga-bunga

Saat semburat mentari mulai tampak menghiasi langit

Dan kurangkai diksi dalam bait-bait

Mimpi buruk semalam, menjadi bagian tak terlupakan

Yang menggenapi sebuah cerita kehidupan

Mengurai alur dalam ungkapan rasa

Karena desakan yang tak terelakkan

Pagi ini, kutemukan kembali rona indah

Mengawali hari menjajaki nurani

Yang telah mati sesaat tanpa permisi

Lalu kembali hidup bersama senyum mentari

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun