Mohon tunggu...
Ety Supriyatin
Ety Supriyatin Mohon Tunggu... Lainnya - Pembaca

Menulis apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan. ■JUST BE MYSELF■

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Gemuruh dalam Diam

19 September 2023   10:34 Diperbarui: 19 September 2023   11:04 126
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi ketenangan (dokpri)

Begitu tenang seperti tak mengalir

Namun gemuruh  mencuat hingga ke luar

Membuat berisik suasana sekitar

Hingga tak sampai menciptakan satu syair

 

Warna keruh yang terlihat di depan mata

Pertanda ada damai dan kesejukan

Tanpa ranting dan dedaunan di sana

Yang mencemari setiap aliran

Hati ini teronggok di tepian 

Menikmati aliran  yang terdiam

Meski gemuruh terasa bagai dentuman

Di dasar lubuk hati yang paling dalam

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun