Mohon tunggu...
Ety Supriyatin
Ety Supriyatin Mohon Tunggu... Lainnya - Anaknya guru, Istrinya guru, ibunya guru, kakaknya guru πŸ€”

Menulis apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan. β– JUST BE MYSELFβ– 

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Memori Menit Terakhir

2 Januari 2023   13:01 Diperbarui: 2 Januari 2023   13:06 174
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Di antara rasa yang tertahan
Terumbar senyum kedamaian
Tanpa banyak kata terucap
Diri kemudian terperangkap

Memori menit terakhir terjelma
Terampas terhempas naluri sukma
Sayup-sayup terdengar lagu "The Spirit Carries On"
Tersadar ini bukanlah lelucon

Memori menit terakhir
Bulir-bulir itu tersentuh angin mendesir
Menghilang dengan Β berakhirnya lagu pengiring
Lenyap sudah nada bergemerincing

Baca juga: Lonceng Terakhir

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun