Mohon tunggu...
Agustina Mega
Agustina Mega Mohon Tunggu... Lainnya - Available

Hi! I'm currently living in Yogyakarta.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Sering Nonton Drama Korea Bikin Pengin Makan Kimchi

12 Desember 2020   03:33 Diperbarui: 12 Desember 2020   04:48 137
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Drama Korea atau sering disebut KDrama seperti menjadi candu bagi sebagian orang yang bahkan tidak tergolong sebagai penggemar KPop. Cerita yang disuguhkan berhasil menarik perhatian masyarakat dunia. KDrama menjadi tontonan yang ringan sebab jumlah episode kebanyakannya sekitar 16 atau 20 saja. Itulah yang membuat masyarakat menyukai KDrama, sebab tidak menuntun penonton harus melewati seribu episode untuk melihat akhir cerita para pemeran.

Melalui KDrama, kita bisa melihat bagaimana mereka sama halnya seperti kehidupan pada nyatanya. Bekerja, bermain, berkencan, tidur, dan makan. Kegiatan para pemeran disajikan dengan alur yang tepat dan pas. Hal yang paling seru dari sekian kegiatan yang sudah disebutkan adalah ketika pemeran drama tiba pada adegan menyantap makanan mereka.

Hal yang satu ini seperti menjadi ikon karena selalu saja tertangkap indera mata kita saat menyaksikan aktivitas menyantap makanan. Kalian sudah tahu, apa yang menjadi ikon tersebut? Bingo! Kimchi adalah jawabannya. Kimchi seakan menjamur di setiap episode, senantiasa menjadi teman makanan orang Korea.

Kimchi memiliki banyak jenis. Kimchi dari sawi putih, daun bawang, lobak, timun, dan lain-lain. Kimchi adalah makanan yang cara memasaknya adalah dengan fermentasi. Warnanya merah sebab dibumbui dengan bubuk cabai, minyak ikan, gula, dengan taburan wijen di bagian akhirnya. Kimchi memilik rasa asam dan pedas. Ketika menonton KDrama, kimchi menjadi makanan pendamping yang wajib ada, khususnya saat menyantap ramen atau mie instan.

Tampilan kimchi di KDrama begitu menggoda dan tampak menyegarkan. Tidak jarang, hal itu mengakibatkan munculnya keinginan kuat dalam diri untuk menyantap kimchi detik itu juga. Namun, lebih dari sekadar keinginan untuk mengkonsumsi kimchi, terdapat hal yang cukup penting yang entah kita menyadarinya atau tidak. Bahwasannya efek tersebut merupakan pengaruh budaya yang terjadi dalam diri kita yang merupakan akibat terpaan dari intensitas menonton KDrama yang tinggi.

Ketika keinginan untuk mengkonsumsi kimchi sangat kuat, hal itu menunjukan bahwa efek dari terpaan budaya Korea sangat besar bagi pribadi kita. Perlu kita ketahui bahwa mengkonsumsi kimchi sudah menjadi budaya di Negeri Gingseng. Dikutip dari IDN Times, kimchi merupakan salah satu makanan tradisional Korea yang ditulis pertama kali pada masa dinasti Goryeo atau sekitar tahun 918 hingga 1392 (Latifah, 2019).

KDrama di sini berperan sebagai media yang menyampaikan pesan mengenai makna konsumsi kimchi di Korea. Melalui KDrama yang ditonton secara global ini, masyarakat perlahan-lahan juga menerapkan budaya yang berlaku di sana. Hal ini salah satunya ditunjukkan dengan masyarakat Indonesia yang juga mulai mengkonsumsi kimchi. Bahkan karena permintaan yang tinggi, sekarang ini kimchi semakin mudah didapatkan bahkan di supermarket atau swalayan. Masyarakat yang ingin mengkonsumsi kimchi tidak perlu berkunjung ke restoran atau swalayan Korea untuk mendapatkannya.

Media memiliki potensi besar untuk memengaruhi atau menfasilitasi komunikasi antar budaya dan untuk memobilisasi orang (Baldwin et al., 2014, p. 212).

Bahkan, kita berkemungkinan untuk membuat kimchi buatan rumah dengan resep yang bis akita dapatkan hanya dengan berselancar di internet. Sekarang ini, banyak sekali media yang menjadi jembatan bagi tersebarnya budaya suatu negara ke negara yang lain. Seperti berbagai kanal yang ada di Youtube, di sana kita akan banyak menemukan tutorial membuat kimchi dengan langkah yang sederhana. Selain Youtube, kita juga bisa mengakses resepnya dalam bentuk teks melalui beberapa website yang tersedia di Google.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang ada pada saat ini sangat memungkinkan seseorang untuk mendapatkan informasi atau bahkan mengetahui sebuah kebudayaan lain dan kemudian menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Seperti halnya efek terpaan dari menonton KDrama, sedikit banyak membuat penonton kemudian mengenal kimchi dan mulai mengkonsumsinya. Rasanya seperti orang-orang yang telibat dalam produksi drama tersebut seakan berhasil menyampaikan misinya, yaitu membuat kimchi dikenal dan disukai oleh masyarakat dunia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun