Mohon tunggu...
Y. Edward Horas S.
Y. Edward Horas S. Mohon Tunggu... Penulis - Cerpenis.

Nomine Terbaik Fiksi (Penghargaan Kompasiana 2021). Peraih Artikel Terfavorit (Kompetisi Aparatur Menulis 2020). Pernah menulis opini di KompasTV. Kontributor tulisan dalam buku Pelangi Budaya dan Insan Nusantara. Enam buku antologi cerpennya: Rahimku Masih Kosong (terbaru) (Guepedia, 2021), Juang (YPTD, 2020), Kucing Kakak (Guepedia, 2021), Tiga Rahasia pada Suatu Malam Menjelang Pernikahan (Guepedia, 2021), Dua Jempol Kaki di Bawah Gorden (Guepedia, 2021), dan Pelajaran Malam Pertama (Guepedia, 2021). Satu buku antologi puisi: Coretan Sajak Si Pengarang pada Suatu Masa (Guepedia, 2021). Dua buku tip: Praktik Mudah Menulis Cerpen (Guepedia, 2021) dan Praktik Mudah Menulis Cerpen (Bagian 2) (Guepedia, 2021).

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Tak Ada Lagi yang Bisa Kukatakan tentang Engkau, Tuhan

18 November 2021   06:48 Diperbarui: 18 November 2021   06:53 134 19 5
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi pagi, sumber: Pixabay

Aku tak pernah mengira, bisa menyilakan kelopak mataku terbuka pagi ini.

Aku tak pernah menyangka, jantungku masih berdegup baik detik ini.

Aku melihat burung-burung berkicau,

ayam berkokok menyambut hari,

matahari kembali menampakkan diri,

orang-orang berlalu-lalang mencari lagi,

anak-anak bangun memberi senyum penuh arti.

Meski sering kali semua seperti pernah kujalani

Meski terkadang pedih dan perih menghampiri

Yang kualami kini,

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan