Mohon tunggu...
Y. Edward Horas S.
Y. Edward Horas S. Mohon Tunggu... Penulis - Cerpenis.

Enam buku antologi cerpennya: Rahimku Masih Kosong (terbaru) (guepedia, 2021), Juang (YPTD, 2020), Kucing Kakak (guepedia, 2021), Tiga Rahasia pada Suatu Malam Menjelang Pernikahan (guepedia, 2021), Dua Jempol Kaki di Bawah Gorden (guepedia, 2021), dan Pelajaran Malam Pertama (guepedia, 2021). Satu buku antologi puisi: Coretan Sajak Si Pengarang pada Suatu Masa (guepedia, 2021). Satu buku tip: Praktik Mudah Menulis Cerpen (guepedia, 2021).

Selanjutnya

Tutup

Teknologi Artikel Utama

Kotak Saran, Bagaimana Nasibmu Kini?

7 Juli 2021   09:24 Diperbarui: 9 Juli 2021   11:00 300 27 7 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kotak Saran, Bagaimana Nasibmu Kini?
ilustrasi kotak saran yang tidak lagi terpakai. (sumber: pixabay.com/LudgerA)

Seorang lelaki duduk santai di atas bangku taman. Ia memandang begitu indah hijau-hijauan pepohonan. Ada air mancur menyala di tengah lapangan.

Perhatiannya terganggu sejenak pada sebuah benda. Benda itu berkarat bagian atasnya. Berbentuk kotak besar dengan tulisan sedikit samar di bagian tengah. "Siapa yang mau isi saran di sini?" tanyanya dalam hati.

Apakah Anda masih menemukan kotak saran akhir-akhir ini? Di mana Anda biasa menyaksikannya? Apakah Anda sempat mengisinya? Atau, jangan-jangan sekadar berminat saja tidak?

Pada beberapa tempat pelayanan publik, kotak saran bisa ditemui. Entah itu bank, taman, mal, dan lainnya. Meskipun kotak, ada sebagian yang bentuknya dirangkai sedemikian rupa agar menarik perhatian. 

Ada pula sekadar kotak bening transparan, di mana kertas-kertas saran di dalamnya dapat terlihat. Kotak ini diletakkan pada satu tempat dan ajek, bertuliskan "kotak saran" pada salah satu sisinya.

Sejarah kotak saran

Dari wikipedia, dituliskan:

Daniel W. Voorhees, Senator AS dari Indiana pertama kali memperkenalkan kotak saran pada tahun 1890. Voorhees menyebut kotak ini sebagai "Kotak Petisi". Seperti kotak saran, kotak ini memberikan ruang bagi orang Amerika untuk membagikan tanggapan mereka.

Kotak saran pada zaman itu, sumber: US National Archives
Kotak saran pada zaman itu, sumber: US National Archives

Pemerintah federal mendorong pekerja pabrik untuk memberikan saran tentang bagaimana meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Selama bertahun-tahun, metode-metode pengumpulan gagasan semacam ini bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, mencakup kertas isian umpan balik yang dapat dikirim melalui pos, seperti kartu bertuliskan "Kami menghargai masukan Anda" atau "Bagaimana layanan kami hari ini?" yang ditemukan di beberapa restoran.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN