Mohon tunggu...
Y. Edward Horas S.
Y. Edward Horas S. Mohon Tunggu... Pemenang Kompetisi Aparatur Menulis Kategori Artikel Terfavorit Tahun 2020. Seorang Babu Rakyat yang selalu rindu untuk menghijaukan bumi. Dia ini, merupakan pribadi yang terus belajar menjadi orang bijak.

Intisari dari kehidupan adalah Berbagi.

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Autodidak Menyunting dari Menulis

14 Juli 2020   08:28 Diperbarui: 14 Juli 2020   08:29 171 15 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Autodidak Menyunting dari Menulis
Membaca Ulang, Salah Satu Proses Menyunting, Sumber: alodokter.com

Tulisan ini adalah bentuk kelanjutan dari pesan dalam tulisan 10 Maslahat Menulis yang Membuatku Terperangah. Pesan yang kesebelas ini ternyata ditemukan seiring dengan perjalanan menulis sampai sejauh ini (beeeh, kayak berasa udah banyak karyanya, padahal mah masih bisa dihitung dengan jari, wkwkwkwkw).

Dan inilah keuntungan yang kesebelas itu. Yaitu autodidak memiliki ilmu menyunting sebuah tulisan. Bukan tulisan orang lain yang penulis sunting, melainkan tulisan pribadi. Mungkin memang sangat jauh dari kata layak untuk diperbandingkan dengan editor-editor media papan atas, tetapi setidaknya untuk karya pribadi, sudah layaklah disebut editor, hehe.

Sebelum satu tulisan tayang, sehingga bisa dibaca oleh orang se-Indonesia (ngarep.com), penulis pastikan segala isi tulisan benar-benar bisa mengantarkan pesan yang hendak disampaikan, sampai-sampai pembaca memiliki rasa dan emosi yang sama dengan yang penulis rasakan. Yang salah dikoreksi hingga benar, yang tidak tepat ditepatkan penggunaannya.

Mulai dari membaca sekali, dua kali, berkali-kali, bahkan meminta pendapat dari rekan dekat, semua dijalani demi mendapatkan tulisan yang baik dan benar. Lebih lanjut, langkah-langkah dalam menyunting tersebut setidaknya ada tujuh tahap, di antaranya:

Kebakuan kata;

Contoh Kata Baku dan Tidak Baku, Sumber: zonailmupopuler-208.blogspot.com
Contoh Kata Baku dan Tidak Baku, Sumber: zonailmupopuler-208.blogspot.com
Penulis pribadi sangat suka dengan kata baku. Ini adalah bukti nyata kecintaan penulis terhadap kekayaan kata yang terangkum dalam kitab suci kita para penulis, yaitu Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Apalagi kalau, dalam membaca karya orang, ditemukan satu kata baru yang belum pernah dibaca, itu senangnya minta ampun. Terasa unik, aneh, dan memancing daya tarik untuk mencari artinya. Langsung deh dibuka itu KBBI, hehe.

Ejaan huruf demi huruf;

Koreksi Ejaan, Sumber:https: idntimes.com
Koreksi Ejaan, Sumber:https: idntimes.com

Setiap kata dalam tulisan yang akan tayang, selalu penulis baca berulang agar tidak ada kata yang ejaan hurufnya salah. Salah satu huruf saja, bagi penulis sudah lumayan mengurangi keindahan tulisan. Diharapkan dengan penggunaan ejaan yang benar, tulisan tersebut menjadi bahan bacaan yang enak di mata para pembaca.

Penggunaan kata berimbuhan;

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN