Mohon tunggu...
Hoirul Umam
Hoirul Umam Mohon Tunggu... Warga Indonesia yang Baik

Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jember

Selanjutnya

Tutup

Bisnis

KKN UNEJ Memberdayakan UMKM Desa Melalui Inovasi dan Pengembangan Segmentasi Pasar

5 Juli 2020   11:46 Diperbarui: 5 Juli 2020   11:43 25 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
KKN UNEJ Memberdayakan UMKM Desa Melalui Inovasi dan Pengembangan Segmentasi Pasar
poster-fix-5f01589bd541df44d8511c42.jpg

Desa Rowosari merupakan salah satu desa yang berada di daerah Kabupaten Jember tepatnya di Kecamatan Sumberjambe. Desa Rowosari secara astronomi terletak pada posisi 421'-331' Lintang Selatan dan 14010'-11540' Bujur Timur. Topografi ketinggian desa ini adalah berupa daratan tinggi di bawah kaki gunung Raung yaitu sekitar 550 MDPL. Secara administratif, Desa Rowosari terletak di wilayah Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember dengan posisi dibatasi oleh wilayah desa-desa disekitarnya. Di sebelah Utara berbatasan dengan Desa Jambearum. Di sebelah Barat berbatasan dengan Desa Sumberjambe. Di sisi Selatan berbatasan dengan Desa Gunung Malang, sedangkan di sisi timur berbatasan dengan Hutan dari Gunung Raung. Jarak tempuh Desa Rowosari ke ibu kota kecamatan adalah 6 km, yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 7 menit. Sedangkan jarak tempuh ke ibu kota kabupaten adalah 42 km, yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 1 jam.

Desa Rowosari memiliki potensi yang cukup besar dalam pengembangan perekonomian sebagai desa wisata dan desa pertanian. Sebagian besar mata pencaharian masyarakat Desa Rowosari adalah sebagai petani dan usaha dalam skala mikro. Pemberdayaan UMKM desa menjadi pilihan strategis untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui peningkatan kapasitas usaha dan keterampilan pengelolaan usaha. Pemberdayaan UMKM dapat dilakukan dengan mencetuskan ide-ide kreatif dari aspek hulu hingga hilir sebagai pengembangan stategi bisnis. Pada aspek hulu diperlukan sebuah inovasi yang mendukung pengembangan usaha sehingga usaha yang dijalankan mampu meningkatan permintaan konsumen. Sedangkan pada aspek hilir diperlukan pengembangan pasar yang tepat salah satunya dengan memperluas segmentasi dan target pemasaran.

Wabah Covid-19 membuat sektor ekonomi dan dunia usaha di Indonesia sangat berdampak. Pandemi Virus Corona atau COVID-19 sangat berdampak pada keberlangsungan bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Tidak terkecuali pada UMKM "Salman Agro Farm" Desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember yang bergerak dalam bidang pertanian. Strategi untuk UMKM agar bisa bertahan di dalam kondisi perekonomian yang tidak stabil adalah dengan peningkatan inovasi produk dan pengembangan pemasaran. Inovasi produk yang memiliki permintaan cukup tinggi di masa pandemic covid-19 salah satunya Starter Kit Hidroponik. Starter Kit Hidroponik merupakan salah satu bentuk inovasi bercocok tanam praktis dengan motode wick sistem. Strategi tersebut diharapkan mampu membentuk sistem bisnis yang baik untuk beradaptasi di masa pandemic Covid-19 terutama bagi UMKM Salman Agro Farm yang bergerak di bidang pertanian.

Program yang akan dijalankan yaitu memberikan sebuah inovasi produk "Starter kit hidroponik wick system" yang sangat cocok untuk hidroponik pemula. Sistem wick merupakan salah satu sistem paling sederhana dalam hidroponik. Sistem ini menggunakan wadah bak plastic sebagai tempat nutrisi tanaman. Tanaman mendapatkan nutrisi yang diserap melalui sumbu atau kain flanel. Sistemnya seperti mekanisme pada kompor minyak tanah. Pada saat ini permintaan terhadap paket lengkap produk hidroponik cukup tinggi sehingga memberikan peluang bisnis yang menguntungkan bagi UMKM ''Salman Agro Farm'' yang bergerak dalam bidang pertanian. Beberapa kelebihan dari wick system diantaranya yaitu :

  • Tanaman mendapat suplai air dan nutrisi secara terus-menerus.
  • Biaya alat yang lebih murah dibandingkan sistem hidropnik lainnya.
  • Mempermudah perawatan karena tidak perlu melakukan penyiraman.
  • Tidak bergantung pada aliran listrik.

            Selain program inovasi produk, program yang akan dijalankan yaitu berupa pengembangan segmentasi pasar melalui e-commerse. Segmentasi pasar dapat diartikan sebagai proses mengelompokan pasar keseluruhan yang heterogen menjadi kelompok-kelompok atau segmen-segmen yang memiliki kesamaan dalam hal kebutuhan, keinginan, perilaku atau respon terhadap program pemasaran yang spesifik. Dengan segmentasi pasar, diharapkan usaha-usaha pemasaran dilakukan secara efisien dan efektif. Pemasaran secara online nantinya akan di pasarkan melalui Whatsapp, Instagram, Facebook dan Shopee sebagai salah satu partner dalam KKN Tematik. Pendampingan pemasaran secara online di awali dengan pembuatan akun, memposting produk dan memberikan arahan terhadap mekanisme pemasarannya hingga menerima uang dari konsumen.

VIDEO PILIHAN