Mohon tunggu...
Hara Nirankara
Hara Nirankara Mohon Tunggu... Penulis Buku

Buku: Melankofisa, Hanno Nakshatra | Penulis Terpilih Lomba Esai Tingkat Nasional Tahun 2019 | Penulis JejakPublisher -Kadang seperti anak kecil-

Selanjutnya

Tutup

Humor

Habib Rizieq? Anggap Saja "Radio Bodol"

20 November 2020   17:48 Diperbarui: 20 November 2020   17:58 99 5 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Habib Rizieq? Anggap Saja "Radio Bodol"
Image via wowkeren

Saya masih heran, kenapa sampai saat ini masih banyak orang menanggapi Habib Rizieq dengan segala kontroversinya?

In case, ketika Habib Rizieq mengeluarkan sebuah statement yang dinilai "tidak pantas", banyak netizen yang menanggapi bahkan membuat tagar di twitter.

Saya kira, semua "omong besar" dari Habib Rizieq tidak perlu ditanggapi. I mean, karena sejak dulu dia sudah begitu (dengan kontroversinya).

Dalam beberapa tulisan sudah Saya jelaskan, kalau Saya "berantem" dengan FPI bukan hanya sekali, dan sudah berlangsung sejak 2016.

Awalnya, Saya pun sama dengan kalian. Saya merasa apa yang dilontarkan oleh yang bersangkutan tidak pantas, membuat panas hubungan antar umat beragama, hingga menciptakan konflik horizontal.

Namun lambat laun, Saya merasa bosan sendiri dengan apa yang dilontarkan oleh Habib Rizieq, sehingga apapun ucapannya (yang menimbulkan kegaduhan), Saya anggap sebagai "radio bodol (rusak)".

Karena hanya dengan begitu, Saya lebih bisa mengontrol emosi Saya. Dan hasilnya? Saya tidak begitu bereaksi atas apapun yang diucapkan oleh Habib Rizieq.

Saya pun menyarankan kepada kalian semua, untuk tidak memberikan reaksi yang berlebihan atas kontroversi yang ditimbulkan.

Jika ada yang bertanya, "bagaimana jika banyak orang yang setuju dengan ucapan Habib Rizieq?". Saya jawab, itu tugas kalian untuk memberikan edukasi, at least, kepada keluarga kalian terlebih dahulu agar tidak terprovokasi dengan ucapan yang bersangkutan.

Karena hanya dengan begitu (hemat Saya), dunia per-medsos-an tanah air akan lebih kondusif.

Ucapan apapun yang dikeluarkan oleh Habib Rizieq (yang bersifat provokasi), anggap saja kalau suara itu dikeluarkan oleh "radio bodol". Sehingga telinga kita tidak begitu jelas untuk mengerti apa yang kita dengar.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x