Mohon tunggu...
Himawijaya
Himawijaya Mohon Tunggu... Administrasi - Pegiat walungan.org

himawijaya adalah nama pena dari Deden Himawan, seorang praktisi IT yang menyukai kajian teknologi, filsafat dan sosial budaya, juga merupakan pegiat walungan.org

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Dongeng Ikan Asin

25 Mei 2020   15:02 Diperbarui: 25 Mei 2020   22:29 355
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi ikan asin yang sedang dijemur| Sumber: Kompas.com/Garry Andrew Lotulung

Kerajaan Sunda menjual beras sebanyak 10 jung tiap tahunnya, sayur mayur yang tak terhitung jumlahnya serta daging babi, kambing, domba dan sapi yang sangat banyak dan tak terhitung. Negeri ini menghasilkan anggur dan buah-buahan.

Kerajaan Sunda memiliki beberapa pelabuhan: Banten, Pontang, Cigede, Tangerang, Sunda Kelapa dan Cimanuk. --kutipan dari Summa Oriental- karya Tome Pires

Summa Oriental adalah karya klasik liputan seorang Tome Pires. Ia petualang Portugis, yang penjelajahanya ke kawasan Asia Tenggara dan China, sekira tahun 1512-1520, dibukukan dalam buku sejarah babon klasik. 

Dokumentasi pribadi
Dokumentasi pribadi
Dalam naskah ini, Tom Pires mencatat detail bagaimana kehidupan suku-suku bangsa di Nusantara, salah satunya bangsa Sunda. Orang Sunda, tercatat sebagai pedagang dan pelaut unggul, bahkan Tom Pires mencatat kehadiran orang-orang Sunda sampai di Pelabuhan Malaka.

Orang Sunda di sekitar pegunungan juga memiliki postur tubuh yang baik.

Dalam History of Java, Raffles mencatat tentang orang-orang pegunungan dengan penyakit gondok, akibat kekurangan Yodium. Catatan Raffles ini selaras dengan paparan Jared Diamond, seorang antropolog-geografis bahwa di masa lampau, masyarakat manusia di hampir semua pelosok, memiliki keterbatasan terhadap asupan garam. 

Selain garam, beberapa periode tertentu, suku-suku tradisional di masa lalu, mengalami masa-masa kekeringan panjang, peperangan, yang berakibat kelaparan parah di masa itu. 

Maka salah satu cara adaptasi manusia, melalui evolusi, adalah dengan memiliki kecenderungan kuat untuk menggemari rasa gurih dan asin. Kegemaran akan asin dan gurih, adalah sebentuk respon tubuh untuk memenuhi kebutuhan garam.

Demikian juga, kecenderungan manusia yang berada dalam kondisi kekurangan sumber pangan, membuat tubuh merespon dengan cara menggemari rasa manis, lalu menumpuknya di dalam tubuh dalam bentuk lipatan-lipatan lemak. 

Untuk itu, sistem pencernaan, terutama kelenjar pankreas, membuat sistem yang baik, agar kandungan kadar gula dalam darah selalu stabil.

Di alam liar, sumber garam, bagi para karnivora berasal dari darah hewan buruannya. Sedangkan bagi para herbivora adalah dengan asupan air minum yang mengandung garam tinggi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun