Cerpen Pilihan

Suara Musik Dangdut di Warung Burjo

8 Desember 2018   13:34 Diperbarui: 8 Desember 2018   14:18 197 0 0

Setiap pagi suara musik dangdut selalu terdengar dari arah sebuah warung burjo, bagi anak indekos, suara musik dangdut tersebut selalu di identikan pada aa maman. 

Penjual makanan di warung burjo ini setiap pagi tak lepas dari  musik dangdut yang di putar.

Kadang musik dangdut di putar mendatangkan tawa bagi anak-anak  yang sering ke burjo.

Judul lagu begitu unik mula dari KPK, Miskol, aku bisa pie, sampai gantung aku di monas, satu jam saja, sampai  lagu jarang di belai.

"lagunya ini ada-ada aja" salah satu pengunjung bergumam.

Bagi maman, lagu dangdut merupakan penglaris warung. Bukan doa-doa yang menjadi penglaris warungnya. seperti sering di temukan pada warung-warung makan lain.

Kata seorang temannya, maman dulu pernah bercita-cita menjadi penyanyi dangdut, tapi karena suaranya pas-pasan dia harus ikut tetangganya ke jogja.

Dulu maman selalu mengikuti setiap lomba nyanyi di setiap perayaan tujuh belasan, tetapi suaranya selalu berakhir dengan cemohan dari orang-orang.

Saat pertama kali ikut bos ke jogja, maman mulai menemukan bakat di dunia kulinear. Ternyata dia lebih pandai memasak dari pada menyanyi.

Awalnya warung burjo masih sepi dari pengunjung, hal tersebut membuat maman mencari ide agar warung ramai di kunjungi orang-orang.

Dari situ maman mulai mengumpulkan uang dari hasil upahnya per bulan. Sampai suatu hari uang yang di kumpulkan telah banyak.

Maman membeli satu buah sound, meskipun terbilang kecil ukurannya sound tersebut mampu mengeluarkan bunyi yang keras.

Kini musik dangdut selalu mengiringi maman saat menyiapkan menu makanan, menyediakan makanan bagi para pengunjung.

Semua orang di dalam warung seperti terhibur dengan musik dangdut, Tak ayal warung pun jadi ramai.

Orang-orang mulai mengantri, menunggu walaupun tempat duduk telah terisi asalkan bisa duduk makan dan mendengar lantunan musik dangdut.

Penyanyi seperti Nela Karisma, Via Valen, Elvi Sukaisi, Iis Dahlia, semuanya ada di koleksi lagu dalam heandpone maman.

Kadang beberapa pengunjung meminta di putar lagu ke sukaan mereka. Bila tidak ada, maman akan berselayar mencari di google lagu-lagu yang di minta.

 Rata-rata pelanggan maman adalah Masiswa dari berbagai wilayah indonesia, mulai dari sabang sampai merauke yang kuliah di kota jogja.

Menu yang di sediakan maman terbilang sederhana tetapi nama menunya terbilang unik di buat-buat maman bagai judul musik dangdut. Seperti nastel, indomi tante,   

Di warung burjo, semua orang seperti tanpa sekat, walaupun berbeda suku, agama, warna kulit. Disini kaya dan miskin melebur seperti di satu piring makan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3