Mohon tunggu...
HIGOspot
HIGOspot Mohon Tunggu... Let's Make Your WiFi Smart | Everyone like free wifi

Let's Make Your WiFi Smart | WiFi Advertising Platform yang membantu pelaku usaha untuk mengenal pengunjung secara dekat layaknya teman, membantu advertiser untuk beriklan serta melakukan human-based marketing dengan data analitik. http://higo.id/higospot-social-wifi

Selanjutnya

Tutup

Karir

Nyatanya Bukan Hanya Minim Pengalaman Kenapa Milenial Sulit Mendapat Pekerjaan

24 Juni 2019   18:00 Diperbarui: 27 Juni 2019   00:24 0 0 0 Mohon Tunggu...
Nyatanya Bukan Hanya Minim Pengalaman Kenapa Milenial Sulit Mendapat Pekerjaan
Aiony Haust on Unsplash

Bekerja di perusahaan besar bagi sebagian besar orang menjadi impian yang sangat ingin diraih, khususnya bagi para generasi milenial yang notabennya baru lulus kuliah. 

Namun kenyataannya persaingan yang begitu ketat tidak memuluskan langkah untuk mendapat pekerjaan impian. Selain semakin sulitnya mendapat pekerjaan meski lulusan sarjana, beberapa kantor mulai menerapkan sistem yang menyulitkan dengan syarat memiliki pengalaman, padahal beberapa dari kamu baru saja lulus kuliah dan menginginkan untuk dapat kesempatan bekerja. 

Nyatanya selain minimnya pengalaman, ada beberapa alasan lain kenapa milenial cenderung merasa kesulitan untuk mendapat pekerjaan? Kira-kira faktor apa saja penentunya? Yuk, coba simak ulasannya berikut ini.

1. Sifat yang cenderung mudah bosan

Mudah merasa bosan mungkin sudah menjadi sifat naluriah ya, tapi jika di dalam pekerjaan kamu cenderung mudah bosan akan sangat sulit untuk mendapat pengalaman yang lebih banyak dari yang sekarang. 

Sifat terkenal mudah bosan ini nyatanya memang sering melanda generasi milenial dan pada akhirnya mereka dengan mudah untuk mencari kesempatan lainnya. Padahal, alangkah baiknya jika kamu mencoba untuk tetap sabar selama minimal 1 tahun sebelum beralih ke kantor lain.

2. Mudah menyerah

Siapa yang suka dengan beban pekerjaan? Tentu semua orang pasti tidak menyukainya, namun sebagai pekerja itu sudah menjadi konsekuensi yang harus kamu hadapi untuk mampu menyelesaikannya.

Beban pekerjaan jangan menjadikan kamu mudah menyerah, malah sebaliknya menjadi tantangan agar kamu bisa naik ke level selanjutnya dan saat kamu merasa lelah, memilih melakukan quality time jadi solusinya. Namun, nyatanya masih banyak generasi milenial yang sangat mudah mengatakan kata menyerah dan akhirnya berhenti dari pekerjaannya sekarang.

3. Dianggap kurang setia

Pasti kamu pernah melihat teman kamu pindah dari kantor yang satu dengan yang lain dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama. Mereka biasanya memiliki alasannya sendiri kenapa memutuskan untuk berhenti, namun karena faktor ini generasi milenial dianggap kurang setia soal pekerjaan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x