Mohon tunggu...
Heru Wahyudi
Heru Wahyudi Mohon Tunggu... Dosen - Lecture

Musafir

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan Artikel Utama

Transformasi Digital Meningkatkan Efisiensi Administrasi

8 Juni 2024   02:19 Diperbarui: 9 Juni 2024   15:15 469
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
ILUSTRASI Layanan administrasi publik berbasis digital | KOMPAS/PRIYOMBODO

Era digital telah mengubah wajah dunia, termasuk cara pemerintahan bekerja. 

Di Indonesia, pemerintah mulai menyadari bahwa teknologi informasi dan komunikasi bukan hanya alat bantu, tetapi kunci untuk meningkatkan kualitas layanan publik.

Lewat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), upaya menyederhanakan birokrasi dan meningkatkan aksesibilitas layanan publik mulai diimplementasikan, menpan.go.id, (30/01/2024).

Lihatlah Kota Cirebon yang telah meluncurkan aplikasi SAMPEAN. Sebuah dashboard digital yang memudahkan pegawai negeri sipil dalam mengakses data kepegawaian, presensi, dan laporan kerja harian (K. T. Hermawan et.al, 2023).

Di tingkat nasional, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mendorong pengembangan Portal Administrasi Pemerintahan yang terintegrasi, Lembaga Administrasi Negara (LAN), 2021. ASN kini bisa mengakses berbagai layanan dasar secara online, menghemat waktu dan biaya.

Tak hanya itu, pengelolaan big data juga menjadi sorotan. Lembaga Administrasi Negara (LAN) dengan gencarnya mengadakan lokakarya Big Data Analysis untuk meningkatkan kompetensi pegawai (Kementerian PANRB, 2024).

Transformasi digital seolah menjadi mantra ajaib dalam manajemen administrasi negara, namun di balik efisiensi dan akuntabilitas muncul tanda tanya.  Apakah teknologi ini benar-benar mempermudah atau justru menambah beban baru bagi para pegawai?

Transformasi Digital Administrasi Publik

Transformasi digital dalam administrasi publik merupakan proses penting untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan pelayanan pemerintahan melalui teknologi digital. Langkah pertama adalah melakukan penilaian kebutuhan dan merumuskan strategi yang jelas melalui roadmap digital.

Pengembangan infrastruktur teknologi yang kuat menjadi fondasi utama. Yakni, mencakup investasi dalam perangkat keras, perangkat lunak, jaringan, dan sistem keamanan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun