Heriyanto Rantelino
Heriyanto Rantelino Anak Muda Papua

Perantau di Timika, Papua. Kontak 085242441580

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi Pilihan

Menggaungkan Spirit Digitalisasi Demi Akselerasi Program Mimika Smart City

14 November 2017   21:14 Diperbarui: 8 Juni 2018   10:13 932 2 1
Menggaungkan Spirit Digitalisasi Demi Akselerasi Program Mimika Smart City
Semangat Implementasi Mimika Smart City. Dok:Pribadi

Saya tak menyangka bahwa Kabupaten Mimika yang merupakan daerah tempat saya berdomisili sekarang menjadi satu dari dua puluh lima kabupaten kota yang ditetapkan sebagai pilot project untuk program Smart City dari Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Dan yang menjadi poin plus tersendiri adalah daerahku ini merupakan satu-satunya wilayah di Papua yang masuk dalam program prestesius ini.

Walaupun kami yang berada di Ujung Timur Indonesia sering diidentikkan dengan ketertinggalan, namun semangat kami  untuk berbenah tak kalah dengan daerah program Smart City lainnya seperti di  Makassar, Surabaya, Bojonegoro, Bogor, Samarinda, Semarang, Sleman, Singkawang, Tomohon, Badung,Siak, Gresik, Jambi, Sidoarjo, Cirebon, Bekasi, Purwakarta, Sukabumi, Tanggerang Selatan, Kutai Kertanegara, Tanggerang, Banyuasin, Pelalawan, dan Banyuwangi

Sekedar informasi bahwa, Mimika Smart City merupakan konsep perencanaan kabupaten kota  dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang akan menjadikan sebuah kota layak disebut sebagai kota yang kreatif, kota yang cerdas dan punya kota yang mempunyai spirit juang untuk keluar dari jurang ketertinggalan dan keterpurukan.

Semangat Kadis Dishubkominfo Mimika Mendukung Impelementasi Mimika Smart City. Dok:Pribadi
Semangat Kadis Dishubkominfo Mimika Mendukung Impelementasi Mimika Smart City. Dok:Pribadi
Namun membangun kota berkonsep Smart City bukan perkara yang mudah dilakukan. Diperlukan berbagai persiapan yang komprehensif utamanya dari sisi pembenahan infrastrukturnya (fisik, digital, sosial) menuju era digitalisasi. Tak hanya itu diperlukan pula penguatan strukturnya mencakup manajemen, alokasi anggaran dan kesiapan sumber daya manusia dalam mengelolanya. Nah, untuk bisa menerapkan program revolusioner ini,  ada enam elemen yang mesti dibangun diantaranya:

1.Pengelolaan kegiatan pemerintahan yang cerdas (Smart Governance).

2. Pembangunan daerah melalui pencitraan/ branding daerah cerdas (Smart Branding).

3. Mewujudkan sistem perekonomian yang kokoh sesuai dengan karakter ekonomi lokal (Smart Economy)

4. Menciptakan lingkungan hidup yang layak huni sehat dan nyaman yang mengacu pada kualitas hidup dan kebudayaan masyarakat (Smart Living).

5. Membangun lingkungan sosial masyarakat yang dinamis, kekinian, cerdas dan aman (Smart Society).

6. Memiliki lingkungan yang bersih, sehat dan peduli lingkungan di masa kini dan masa akan datang. (Smart Environment).

Enam Elemen Membangun Mimika Smart City. Dok:Pribadi
Enam Elemen Membangun Mimika Smart City. Dok:Pribadi
Fase Awal Menuju Implementasi Mimika Smart City

Aplikasi Amole dari Polres Mimika. Dok:Pribadi
Aplikasi Amole dari Polres Mimika. Dok:Pribadi
Adapun bukti nyata  keseriusan menggarap program ini adalah  adanya dua  aplikasi keren yaitu  Amole dan Akaimeno. Amole adalah bagian dari langkah cerdas  yang dilakukan oleh Polres Mimika dengan meluncurkan aplikasi yang sudah dapat diunduh di Playstore secara gratis. Aplikasi ini akan memudahkan masyarakat dalam pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan juga Surat Izin Mengemudi (SIM). 

Sedangkan Akaimeno merupakan aplikasi yang terhubung dengan sistem pelaporan publik nasional Lapor  (Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat) untuk kemudian diteruskan kepada aparat pemerintah untuk dilakukan penyelesaian Akaimeno terdiri dari dua kata yaitu Akai dan Meno. Akai dalam bahasa suku Kamoro biasa digunakan untuk mengeluhkan sesuatu atau ungkapan saat kaget sedangkan Meno berasal dari bahasa  suku Amungme artinya kawan. 

Akaimeno merupakan akronim dari kata Aduan, Keluhan, Aspirasi dan Informasi.Nah, kedua aplikasi inilah yang merupakan wujud nyata mencerdaskan masyarakat di wilayah Tanah Amungsa Bumi Kamoro ini.

Dengan adanya teknologi yang berkembang dengan pesat memberikan perubahan gaya hidup di tengah masyarakat dimana kita terhubung dengan berbagai sistem termasuk yang berada di distrik pedalaman semisal Potowaiburu dan Jita.. Masyarakat di pedalaman akan terhubung ke pusat pemerintahan di Kabupaten Mimika. Perkembangan teknologi yang terkini diterapkan pada berbagai perangkat dan aplikasi membuat segala sesuatu dapat dikontrol melalui sebuah aplikasi kedepannya.

Berbagai Varian Ide Untuk Semakin Mencerdaskan Masyarakat Mimika

Sudah terlihat bahwa fondasi Smart City menuju kota cerdas mulai tampak dibangun. Namun mengingat, semakin tingginya dorongan revolusi digital untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan di Mimika maka dirasa selain aplikasi Amole dan Akaimeno, dirasa perlu ada tawaran penambahan kemudahan berupa layanan digital/aplikasi lainnya yang mempermudah masyakat nantinya.

Oleh karena itu saya sebagai generasi kaum kekinian menawarkan sejumlah ide di setiap elemen program Smart City yang diharapkan kelak bisa membawa Kabupaten  Mimika semakin cerdas  dan maju. Adapun tawaran ide tersebut yaitu sebagai berikut:

1. Inovasi Smart Governance

Aplikasi Untuk Mengetahui Pemilik Legal Suatu Lahan. Dok:Pribadi
Aplikasi Untuk Mengetahui Pemilik Legal Suatu Lahan. Dok:Pribadi
Smart Governance adalah gambaran tata kelola pemerintahan  yang efektif, efisien, komunikatif  dan terus melakukan peningkatan kinerja birokrasi melalu inovasi. Ruh dari pelayanan publik itu adalah memberikan pelayanan adminstrasi yang mudah bagi masyarakat dan memberikan pelayanan jasa  yang berorientasi  pada pemenuhan kebutuhan masyarakat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3