Mohon tunggu...
H 3 R 4 ⚓ D W 1
H 3 R 4 ⚓ D W 1 Mohon Tunggu... Wiraswasta - 🤘

.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Aku Menantimu

13 November 2022   20:23 Diperbarui: 13 November 2022   20:25 120
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Aku Menantimu

Aku menantimu pulang
dengan harap-harap cemas
memasang telinga tajam
mendengar suara alas kakimu
memasuki pelataran dan membuka
pintu gerbang utama diringi deritnya
dan suara gesek sepatumu
mengagahi lantai bebatuan alam
berwarna kehitaman

Hati kecilku pun sontak
bersorak sorai
gembira bukan kepalang
menyaksi sosokmu
di ambang pintu
dan kusambut dengan
seulas senyum sunringah
serta manik mataku di penuhi
remah-remah mutu manikam
berpendar dan berkilauan

Lantas kusambut dan kuraih kau
dalam hangat pelukku
seraya kucium aroma
asin keringatmu selepas
berjibaku pecahkan karang
kesukaran dengan jemarimu
kuat-kuat mengepal
tak berdarah tak bernanah
dan takada yang luka
sebab lika-liku hidup
menjadikanmu petarung tangguh
kau tutup rapat bibirmu
untuk sekelumit kesulitan
dan kau telan mentah-mentah
kudapan pahit getir hidup

Aku selalu menantimu pulang
ke rumah cinta kita
bawa selembar hangat
dalam rengkuh yang hanya untukku
dalam setia dan cinta untukmu
tiada pernah memudar
hingga di ujung waktu

H 3 R 4
Jakarta, 13/11/2022

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun