Mohon tunggu...
Hera Veronica Sulistiyanto
Hera Veronica Sulistiyanto Mohon Tunggu... Wiraswasta - Pengamen Jalanan

Pecandu Senja | Pemabuk Puisi | Penikmat Kopi | Pemahat Aksara | Pecinta Musik Cadas 😎🀘 | Penggila SASTRA

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Dua Orang Asing

6 Oktober 2022   21:29 Diperbarui: 6 Oktober 2022   21:43 179 18 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Source : Cherry@Pinterest.com

Dua Orang Asing

Kita layaknya dua orang asing
yang tak pernah saling mengenal
lintasi bahu jalan dan tak lagi
berjalan bersisian

Kita cenderung berjauhan
memasang jarak di mana kulit lengan
tak saling bersentuhan dan sedianya
mengambil ancang-ancang

Tuk melangkah meski beda arah
hanya dapat menatap punggung
dengan tatap mata dilumuri kesedihan
dan dua hati kita dipetieskan kebekuan

Lidah-lidah kita menyimpan kelu
menelan rasa getir di atas kemudi rasa
yang tak kuasa dihindari agar lintasi ruas
jalan lurus tak berkelok terlebih bercabang

Kita sebagaimana merupa
dua sosok asing bukan lagi
kawan seperjalanan berjalan beriring
menggamit lengan meraih bahu

Tertawa gaduh bahagia menyeduh
di kehidupan nan riuh menyuguh
serta menawarkan aneka rupa warna
nuansa berbeda semarakan selaksa rasa

Kita terpaksa dengan berat hati
melerai seutas simpul yang
mengikat erat diri agar sama-sama
saling temukan telaga bahagia

Yang menyejukan jiwa
tak lagi direjam merana serta
memungut serpihan kecewa
di atas koyaknya bangunan asa

H 3 R 4
Jakarta, 06/10/2022

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan