Mohon tunggu...
Hera Veronica Suherman
Hera Veronica Suherman Mohon Tunggu... Wiraswasta - Pengamen Jalanan

Suka Musik Cadas | Suka Kopi seduh renceng | Suka pakai Sandal Jepit | Suka warna Hitam

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Aku dan Benih-Benih Ketakutan

15 Juli 2022   19:23 Diperbarui: 15 Juli 2022   19:33 208
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Aku dan Benih-benih Ketakutan

Tergolek batang korek api
dengan ujung menghitam
selepas api rakus melumat
dengan teramat lahap
terangi area wajah memerah
namun kali ini tak sedang
menahan luapan amarah
takada tungku perapian
guna menghalau dingin
yang serasa menusuk
lebih tajam dari ujung
mata pedang nan berkilat
digesek satu persatu
batang korek api kayu
maka api pun tak ayal
membakar liar
meliuk di antara pendar
beri sentuhan hangat
di sela pijar lumerkan
daksa yang serasa membeku
terus dibakarnya batang kayu
di antara bibir bergetar
singkirkan gulita menggantung
di bilik senyap serta hapuskan
benih-benih ketakutan
pada penguasa kegelapan
dan masa lalu nan suram

H 3 R 4
Jakarta, 15/07/2022

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun