Mohon tunggu...
AKIHensa
AKIHensa Mohon Tunggu... Penulis - Pensiunan

Kakek yang hobi menulis hanya sekedar mengisi hari-hari pensiun bersama cucu sambil melawan pikun.

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Hukuman FIFA antara Ya dan Tidak

4 Oktober 2022   12:53 Diperbarui: 4 Oktober 2022   15:27 407 32 9
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kerusuhan di stadion Kanjuruhan Malang yang memakan 125 korban jiwa (Foto Reuters/Stringer).  

Hukuman FIFA mungkin saja terjadi atas Tragedi Kanjuruhan yang menyebabkan tewasnya para suporter Aremania sebanyak 125 orang. Tragedi yang menjadi peristiwa menyedihkan bagi dunia sepak bola Indonesia bahkan Dunia. 

Kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang melibatkan bentrokan aparat keamanan dengan para suporter klub Arema. 

Hal itu terjadi akibat kekecewaan karena tim kesayangan mereka kalah 2-3 dari Persebaya.

Mereka bentrok menghadapi aparat Kepolisian yang bertugas mengamankan laga tersebut dan mencegah suporter masuk lapangan.

Aparat terus berupaya menghalau para suporter dengan gas air mata yang justru menjadi blunder. 

Karena upaya ini justru membuat para suporter panik bahkan ada yang pingsan karena sesak nafas sehingga banyak korban berjatuhan. 

Menurut regulasi yang berlaku, FIFA tidak mengizinkan penggunaan gas air mata dalam pengamanan satu pertandingan sepak bola.

Oleh karena itu sangat wajar jika saat ini ada ketakutan sepak bola Indonesia bisa terkena sanksi FIFA

Kemudian hal tersebut bisa juga berpengaruh pada posisi Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

Apalagi tragedi Kanjuruhan ini yang membuat korban jiwa sebanyak 125 orang, terbanyak kedua dalam tragedi kerusuhan sepak bola di Dunia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan