Mohon tunggu...
Hendro Santoso
Hendro Santoso Mohon Tunggu... Penulis - Pensiunan

Kakek yang hobi menulis hanya sekedar mengisi hari-hari pensiun bersama cucu sambil melawan pikun.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Artikel Utama

Makna Momen Hijrah dalam Menghadapi Pandemi yang Melanda Negeri

10 Agustus 2021   07:10 Diperbarui: 11 Agustus 2021   07:39 324 39 13
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Makna Momen Hijrah dalam Menghadapi Pandemi yang Melanda Negeri
Ilustrasi memaknai momen hijrah dalam menghadapi pandemi| Sumber Kompas.com/Kristianto Purnomo

Dari tahun ke tahun kita selalu akan dan akan bertemu dengan tahun baru. Itulah bukti hidup ini memiliki dinamika yang sangat menarik. Kehidupan selalu bergulir menuju ke arah yang pasti pada satu titik yaitu kematian. Momen hijrah ini adalah semangat dan rasa optimis menuju kehidupan yang lebih baik. 

BACA JUGA : Ternyata "Waktu" Laksana Pedang

Mungkin yang kerap kali tanpa kita sadari adalah setiap hari yang berlalu maka tak akan bisa kembali, baru sadar kemudian bahwa usia kita semakin hari semakin renta. 

Tahun Baru Hijriyah kembali menandakan satu tahun sudah kita lewati dan menatap pada tahun berikutnya. Tahun Baru yang harus menjadi hikmah sangat mendalam di tengah Pandemi Covid-19 ini.

Secara harfiah hijrah berarti memutuskan, meninggalkan, dan berpisah. Hijrahnya nabi dari Mekkah ke Madinah meraih keberhasilan dalam strategi perjuangan dan perkembangan kehidupan. 

Itulah sebabnya ketika pemerintahan pada masa Khalifah Umar memilih momentum hijrah tersebut digunakan sebagai nama penanggalan dunia Islam yang selanjutnya dikenal dengan penanggalan Hijrah. 

Namun bukan hanya sekadar momen penanggalan saja, tetapi momen ini sebaiknya kita gunakan sebagai titik awal kembalinya perenungan mengenai pembaruan jiwa menuju kepada yang lebih baik.

Sebuah hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim menyebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: "Orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa-apa yang dilarang Allah atasnya." 

Sementara itu Allah berfirman dalam KitabNya : "Wahai orang-orang yang berselimut. Bangunlah lalu berilah peringatan. Dan agungkanlah Tuhanmu. Dan bersihkanlah pakaianmu. Dan Tinggalkanlah segala perbuatan yang keji dan janganlah kamu memberi dengan maksud ingin menerima balasan yang lebih banyak. Dan karena Tuhanmu, hendaklah bersabarlah." (Q.S 47 ; 1-7).

Simak bagaimana Tuhan menyerukan kepada orang-orang yang berselimut. Orang-orang yang malas hanya hidup menggunakan selimut tanpa ada kegiatan apapun. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan