Mohon tunggu...
Hendro Santoso
Hendro Santoso Mohon Tunggu... Penulis - Pensiunan

Kakek yang hobi menulis hanya sekedar mengisi hari-hari pensiun bersama cucu sambil melawan pikun.

Selanjutnya

Tutup

Bulutangkis Pilihan

Mewujudkan Impian Medali Emas Anthony Ginting di Olimpiade Tokyo 2020

31 Juli 2021   07:17 Diperbarui: 31 Juli 2021   07:34 3757 37 11 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mewujudkan Impian Medali Emas Anthony Ginting di Olimpiade Tokyo 2020
Anthony Sinisuka Ginting lolos kebabak perempat final bertemu Anders Antonsen (Foto Badmintonindonesia.org) 

Anthony Sinisuka Ginting berhasil mencapai babak perempat final tunggal putra bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020. Bertempat di Musashino Forest Sport Plaza pada 31 Juli 2021 di Chofu, Tokyo, Jepang, Ginting berhadapan melawan Anders Antonsen, andalan tunggal putra asal Denmark. 

BACA JUGA : Makna Olimpiade Terakhir bagi Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan

Unggulan kelima yang berusia 24 tahun itu melaju ke perempat final saat rekan senegaranya Jonatan Christie tersingkir di babak 16 besar. 

Pencapaian ini adalah pertama kalinya sejak Olimpiade Beijing edisi tahun 2008 di mana pemain tunggal putra Indonesia berhasil mencapai babak delapan besar. 

Sejauh ini Anthony Ginting belum pernah melewati putaran ketiga kejuaraan dunia, pemuda lajang ini akan memainkan pertandingan terbesar dalam karirnya yaitu perempat final diajang Olimpiade. 

Catatan pertemuan Ginting dengan Antonsen lebih banyak berpihak kepada Ginting.  Pemain Indonesia itu telah bermain melawan Antonsen sebanyak tiga kali dengan meraih tiga kemenangan. 

Pertemuan terakhir mereka adalah sebelum pandemi global yaitu di final ajang Indonesian Masters 2020. Saat itu Ginting bangkit meraih dua game setelah kalah di game pertama untuk merebut gelar juara dengan skor 17-21, 21-15 dan 21-9.  

Namun itu adalah ajang yang sudah lama sekali untuk dijadikan ukuran. Karena sejak itu Antonsen telah banyak mengalami performa yang terus meningkat. 

Setahun sebelumnya diajang China Open 2019, Ginting juga menang dengan rubber games, 18-21, 21-5 dan 21-14. Sementara satu-satunya kemenangan dua game terjadi diajang Malaysia Masters 2018, 21-14 dan 21-14. 

Antonsen muncul sebagai pemain yang lebih serius untuk menghadapi setiap ajang dalam masa pandemi ini. Permainannya semakin meningkat sejajar dengan level deretan pebulutangkis ranking Dunia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN