Mohon tunggu...
Hendro Santoso
Hendro Santoso Mohon Tunggu... Purnakaryawan

Seorang Kakek, hobi menulis hanya sekedar mengisi hari-hari pensiun bersama cucu sambil melawan pikun.

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

2 Gol Lahir Hanya Berselang Semenit dalam Laga Salzburg Vs Liverpool

11 Desember 2019   06:12 Diperbarui: 11 Desember 2019   06:24 128 9 5 Mohon Tunggu...
2 Gol Lahir Hanya Berselang Semenit dalam Laga Salzburg Vs Liverpool
Jurgen Klopp (Foto Liverpoolfc.com)

"Saya sangat menghargai apa yang dilakukan Salzburg. Ketika Anda melihat betapa bagusnya mereka di pertandingan pertama, melawan Napoli dan melawan Genk. Kami bisa datang ke sini sebagai juara bertahan dan salah memahami situasi, tapi saya suka betapa pintar kami melawan mereka."

Demikian kata Jurgen Klopp seperti rilis UEFA.com (11/12/19), setelah tim asuhannya, Liverpool berhasil menang 2-0 atas tuan rumah Salzburg di Stadion Salzburg, Rabu (11/12/19) dini hari WIB. Apa yang dikatakan Klopp merupakan wujud rasa hormatnya kepada Salzburg yang telah memberikan perlawanan dalam laga tersebut.

Dengan kemenangan pada marhchday 6 ini, Liverpool menjuarai grup E dengan 13 poin disusul ditemat kedua Napoli dengan 12 poin setelah mereka menang 4-0 atas Genk dalam laga terakhirnya. Liverpool dan Napoli berhak lolos ke fase 16 besar.  

Pada laga ini sebenarnya Liverpool cukup meraih draw saja namun bagi Klopp itu tidak cukup karena meraih poin penuh merupakan target untuk memuncaki klasemen grup E. Sebagai juara grup sangat menguntungkan dalam undian pada babak 16 besar nanti.

Salzburg memberikan perlawanan yang sangat keras sehingga pada babak pertama mereka berhasil menahan imbang Liverpool tanpa gol. Beberapa peluang juga mereka dapatkan dari penyerang andal Salzburg, Erling Braut Haaland

Liverpool baru bisa mencetak gol pada babak kedua. Dua gol Liverpool hanya berselang satu menit saja. Gol pertama dicetak oleh sundulan kepala Naby Keita pada menit ke-57 dari umpan Sadio Mane di sisi kanan gawang Salzburg. Semenit kemudian gol kedua hasil kreasi Mohamed Salah dari sudut yang sangat sempit ketika dia berhasil melewati penjaga gawang Salzburg, Cican Stankovic di sisi kiri gawangnya.

Menurut data dari UEFA.com (11/12/19), Liverpool sedikit menguasai permainan dengan memegang 57 persen penguasaan bola. Kedua tim tetap bermain terbuka dengan salih serang. Haaland dan Hee-chan Hwang, pemain Salzburg asal Korea Selatan beberapa kali merepotkan Virgil van Dijk dengan pergerakkan mereka. Beberapa tendangan penyerang Salzburg berhasil dimentahkan oleh Alisson Becker yang mengawal gawang Liverpool.

Liverpool memiliki peluang sebanyak 22 tembakan, hanya 7 tembakan tepat sasaran sedangkan sisanya off target. Sedangkan Salzburg hanya ada 11 peluang, 7 tembakan tepat sasaran dan 4 tembakan lainnya tidak mengarah ke gawang Liverpool.

Usai laga malam itu pelatih Salzburg, Jesse Marsch menumphkan rasa kecewanya seperti dilansir UEFA.com (11/12/19): "Kami sangat kecewa karena kami memulai dengan sangat baik di turnamen ini dan kami bermain sangat baik hingga gol pertama. Kami melihat kualitas lawan kami sejak menit pertama. Kami memiliki dua peluang dengan Hwang dan Haaland sehingga kami biasanya akan mencetak gol, tetapi Van Dijk terlalu bagus."

Kuartet Liverpool dibawah komando Van Dijk memang sangat solid ditambah lagi performa apik penjaga gawang Alisson Becker. Dari awal memang Jesse Marsch sudah menyadari bahwa Salzburg membutuhkan kinerja terbaik untuk memenangkan laga ini.

Hingga gol pertama Salzburg masih memiliki harapan untuk menyamakan kedudukan dan mungkin memenangkan laga ini. Namun Marsch akhirnya harus mengakui kualitas seorang Mohamed Salah yang mencetak gol kedua Liverpool dari sudut sempit. Menurutnya :"Itu seperti pertarungan kelas berat. Mereka memukul kami, kami memukul mereka, dan kemudian mereka memukul kami dua kali untuk KO." Kata Marsch kepada para Pewarta seperti dilansir UEFA.com (11/12/19).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN