Mohon tunggu...
Hendro Santoso
Hendro Santoso Mohon Tunggu... Pensiunan

Kakek yang hobi menulis hanya sekedar mengisi hari-hari pensiun bersama cucu sambil melawan pikun.

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Cerpen | Halte di Depan Rumah Sakit dr Soetomo (1)

30 Agustus 2019   16:41 Diperbarui: 30 Agustus 2019   17:17 106 11 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Cerpen | Halte di Depan Rumah Sakit dr Soetomo (1)
Halte (Foto Surabayainside.com)

 

Tidak ada yang pernah mau mengerti bagaimana penderitaan mereka. Banyak sekali ketidak adilan yang dialami oleh mereka. Hari pertama aku praktek di puskesmas lokalisasi tersebut telah menambah rasa simpati terhadap nasib para wanita PSK.

Surabaya diguyur hujan sore itu walaupun tidak deras tapi sudah cukup membuat baju ini basah kuyup. Aku berlari menuju halte di depan pintu masuk Rumah Sakit dr.Sutomo. Paling tidak di sana aku bisa terhindar lebih parah lagi dari tetesan hujan.

Di halte itu ternyata hanya ada 3 orang. Selain aku, ada dua orang lainnya yaitu seorang ibu separuh baya dan seorang gadis seperti seorang mahasiswi. Ketika Si Ibu separuh baya itu sudah mendapatkan angkutan kota  jurusan yang diinginkannya maka di halte itu tinggal aku dan gadis itu.

Entah sudah berapa banyak angkutan kota lewat di depan halte itu namun gadis itu masih juga belum beranjak dari tempat duduknya. Tiba-tiba sebuah sedan Eropa bermerk terkenal warna hitam merapat lalu aku melihat gadis itu membuka pintu dan memasuki sedan berkelas itu. Oh rupanya gadis itu menunggu jemputan, pikirku.

Semakin sore lalu lintas semakin macet di jalan Dharmawangsa itu apalagi hujan sudah mulai reda sehingga sepeda motor sudah kembali banyak yang meluncur di jalan raya itu. Akhirnya angkota yang kutunggu datang juga dan hampir selepas magrib aku baru tiba di tempat kost.

Rasanya seperti baru kemarin hari wisuda sarjana kedokteranku namun saat ini aku harus memulai lagi ke tingkat lanjut memasuki program profesi agar aku dapat berkiprah sebagai seorang dokter.

Akupun harus kembali berteman dengan rutinitas kesibukkan, berkawan dengan kejenuhan dan kebosanan namun semua itu tidak bisa kuhindari dan harus aku lakukan. Sebagai ko-as dokter aku secara rutin masuk kerja mulai pagi pk 7.00 WIB sampai sore pk 16.00 WIB. Jika mendapat giliran jaga malam, maka tugas berlanjut sampai dengan pk 6.00 pagi ke esokan harinya.

Saat ini peran sebagai dokter muda harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Selama mengikuti program profesi ini banyak yang harus aku lakukan misalnya melakukan follow up terhadap pasien, mengikuti kegiatan operasi dengan dokter senior atau mengikuti  jaga di poliklinik. 

Selain itu ada juga mengikuti program bed site teaching termasuk menyelesaikan  laporan laporan kasus termasuk juga jaga malam IGD maupun di ruangan.  Belum lagi ketika harus mengikuti program penempatan di sebuah Puskesmas dan mungkin saja ditempatkan di sebuah desa di Jember, Pasuruan, Banyuwangi, Ponorogo atau daerah terpencil di Malang Selatan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x