Mohon tunggu...
Hendro Santoso
Hendro Santoso Mohon Tunggu... Purnakaryawan

Seorang Kakek, hobi menulis hanya sekedar mengisi hari-hari pensiun bersama cucu sambil melawan pikun.

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Copa America 2019, Laga versus Paraguay Pembuktian Siapa Lionel Messi

20 Juni 2019   06:31 Diperbarui: 20 Juni 2019   06:50 0 10 4 Mohon Tunggu...
Copa America 2019, Laga versus Paraguay Pembuktian Siapa Lionel Messi
Lionel Messi berkostum Barcelona (Foto Skysports.com)

Copa America 2019 sudah memasuki matchday kedua. Pada grup A Brazil masih memimpin klasemen sementara dengan 4 poin unggul produktivitas gol atas Peru diposisi kedua disusul Venezuela posisi ketiga. Sementara Argentina di Grup B masih terpuruk diposisi ke-4 dengan nol poin akibat kekalahan dari Kolombia.

Pada matchday kedua ini Kamis (20/6/19) pukul 7.30 WIB, Argentina berhadapan dengan Paraguay di Estadio Governador Magalhaes Pinto. Ini adalah pertandingan hidup mati bagi Tim Tango. Hanya dengan kemenangan yang menjamin Argentina lolos ke babak perempat final.

Lionel Messi sebagai ikon Albiceleste memiliki tugas teramat berat. Dipastikan dalam laga ini menjadi beban tersendiri baginya. Walaupun sebenarnya beban itu adalah tanggung jawab terhadap negaranya namun juga merupakan pembuktian bahwa dirinya adalah seorang Bintang. Faktor yang terakhir ini yang seringkali dipertanyakan oleh para Fans Tim Tango.

Dua rekan Messi dari Trio Barcelona yaitu Luis Suarez dan Phillippe Coutinho sejauh ini sudah berhasil mempersembahkan gol kemenangan atas Negara mereka. Coutinho mencetak dua gol ke gawang Bolivia hanya dalam kurun waktu 3 menit. Sementara Suarez, sebuah golnya membuat Uruguay meraih kemenangan 4-0 atas Ecuador.

Mungkin kini giliran Lionel Messi mencoba untuk mempersembahkan gol untuk negaranya. Negera ini memiliki sejarah yang indah dalam Turnamen bergengsi ini. Menurut Copaamerica.com (19/6/19), Tim Nasional Argentina adalah yang paling sukses kedua di CONMEBOL Copa Amrica. Dengan 14 gelar dalam sejarah mereka, Albiceleste selalu membuat penggemarnya bangga, karena mereka selalu menjadi kandidat untuk memenangkan turnamen continental ini.

Argentina memiliki catatan memukau dalam sejarah turnamen tersebut. Mereka adalah pencetak gol terbanyak dengan total 455 gol dan memiliki laga dengan kemenangan terbesar yaitu 12-0 saat melawan Ekuador pada edisi Copa America tahun 1942. Melalui sejarah turnamen, 'gaucho' memiliki 119 kemenangan, lebih dari tim lain, dan hanya 39 kali kalah. Negara ini juga pernah menjadi tuan rumah kompetisi ini sebanyak sembilan kali.

Dengan catatan tersebut seharusnya bagi Messi dan rekan-rekannya di Tim Tango menjadikan mereka lebih termotivasi untuk meraih prestasi terbaik dalam turnamen ini bukan malah dijadikan beban. Untuk Messi sendiri saat ini sebaiknya lebih fokus menjalani setiap laga dengan melepaskan bayang-bayang kesuksesan Ronaldo sebagai Pesaing abadinya di dunia sepakbola International.

Menarik ditunggu apa yang akan dilakukan Manajer Argentina, Lionel Scolani. Menurut Goal.com (19/6/19), Scaloni kemungkinan akan melakukan perubahan komposisi starting eleven mereka. Menyusul penampilan mengecewakan saat melawan Kolombia, Angel Di Maria kemungkinan tidak diturunkan dalam laga ini. Paula Dybala bisa menjadi alternative pada posisi ini.

Apakah perubahan ini akan berdampak pada penampilan Argentina? Jika melihat beberapa penampilan Tim Tango terakhir ini, nampaknya sulit untuk melihat mereka memiliki dampak langsung mengingat kinerja mereka baru-baru ini. Ada catatan yang memperlihatkan bahwa hanya lima dari 15 gol terakhir Albiceleste tercipta di babak pertama, sementara sebagian besar mereka gagal mendapatkan gol sebelum jeda di tiga dari empat laga mereka terakhirnya.

Apakah Messi berhasil membawa Argentina lolos dari lobang jarum dan kembali membuka harapan? Laga sangat penting ini membuktikan siapa Messi sebenarnya.

@hensa