Hendro Santoso
Hendro Santoso Purnakaryawan

Seorang Kakek, hobi menulis hanya sekedar mengisi hari-hari pensiun bersama cucu sambil melawan pikun.

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Mencengangkan, Penampilan Dua Pemain Ini pada Laga Dramatis Arema vs Persib

16 April 2018   05:37 Diperbarui: 16 April 2018   06:02 1278 6 3
Mencengangkan, Penampilan Dua Pemain Ini pada Laga Dramatis Arema vs Persib
Arema FC (Foto Liga-indonesia.id)

Stadion Kanjuruhan Malang menjadi saksi bisu drama seru laga dua tim Biru berlangsung Minggu (15/4/18) pk 18.30 WIB. Mario Gomez benar benar menerapan filosofi don't change a winning team telah terbukti. 

Skuat Persib Bandung menurunkan starter yang sama dengan saat mengalahkan Mitra Kukar pekan ketiga Liga 1 pekan lalu (Persib.co.id 14/4/18). Hanya Supardi Nasir yang tidak bisa bermain karena hukuman Komdis, dia digantikan posisinya oleh Febri Hariyadi. Pasukan Maung Bandung ini berhasil menahan Arema Malang dengan skor 2-2, bahkan sempat mengungguli mereka 2-1 hingga menit 87 sebelum Balsa Bozovic menghindarkan Arema dari kekalahan (Liga-indonesia.id 15/4/18).

Ada dua pemain yang pantas mendapatkan nilai lebih dalam laga kedua klub tersebut yaitu Dendi Santoso di kubu tuan rumah, Arema dan Dedi Kusnandar di kubu Persib. Mengapa mereka harus mendapatkan nilai lebih? Karena merekalah yang memiliki peran terjadinya gol gol mencengangkan. Performa kedua pemain ini sungguh sangat memukau.

Gol pertama Arema menit 16 adalah seorang Thiago Furtuoso yang sukses memanfaatkan umpan jauh Dendi Santoso. Thiago menguasai bola, lalu melewati kiper Muhammad Nathsir yang sudah terlanjur keluar sarangnya lalu dengan mudah menceploskan bola ke gawang Persib yang sudah kosong melompong.

Penjaga gawang Persib seharusnya tidak perlu tergesa-gesa keluar menyongsong bola yang dikuasai Thiago karena di sana masih ada dua bek tengah Persib yaitu Bojan Malisic dan Sabil. Benar sekali, M Natsir sudah melakukan blunder sehingga Arema unggul 1-0. Namun tidak sampai satu menit gol balasan Persib lahir dari kaki Ezechiel yang sempurna menerima umpan jarak jauh terukur dari kaki Dedi Kusnandar. Inilah dua gol penting hingga babak pertama usai.

Dedi Kusnandar sejak bermain pada laga awal hingga pekan keempat ini, semakin menunjukkan performa yang terus meningkat. Perannya di lini tengah Persib sangat sentral bersama In Kyun Oh yang selalu berduel melawan setiap lawan di areal mereka. Andai Dedi bisa mempertahankan penampilannya seperti dalam laga ini, Gomez pasti akan selalu memilihnya sebagai starter.

Hasil dari laga ini harus berakhir draw tentu sangat merugikan tuan rumah Arema. Banyak peluang mereka menciptkan skor, salah satunya adalah ketika tendangan Thiago yang mengarah ke gawang Persib yang kosong bisa digagalkan oleh Malisic. 

Pada babak kedua tendangan bebas berkelas dari  kaki kiri Balsa Bozovic dimentahkan dengan menganggumkan M.Natsir, penjaga gawang Persib. Ini hanya contoh peluang emas yang seharusnya menjadi gol bagi Arema.

Banyak juga beberapa peluang Persib yang diperoleh Febri Hariyadi dan Oh In Kyun. Febri melepaskan tendangan keras namun bisa ditepis penjaga gawang Arema, Utam di menit ke-73 Begitu pula tendangan bebas Oh In-Kyun juga bisa digagalkan Utam dengan gemilang.

Arema dan Persib bermain sangat keren dengan menampilkan mutu dari skuat mereka. Laga ketat penuh semangat itu sangat disayangkan harus dinodai oleh ulah dari oknum suporter yang mencoba masuk ke dalam lapangan ketika laga sudah memasuki menit terakhir.

Klasemen sementara sampai dengan pekan ke 4, Persib berada di posisi ke 9 dengan 5 poin, sementara Arema hanya memiliki nilai 2 poin di posisi bawah. Liga Indonesia masih menyusuri jalan panjang. Mari kita junjung tinggi sportivitas karena sepakbola damai adalah tujuan luhur sepakbola Indonesia.

#hensa16042018