Mohon tunggu...
henry jt
henry jt Mohon Tunggu... Administrasi - Menulis adalah kegiatan meninggalkan tinta emas untuk generasi mendatang

Lebih baik rubah diri, daripada menunggu orang lain berubah. #marikitabelajar #changeinspirator

Selanjutnya

Tutup

Otomotif

Pengalaman dengan Uber

29 Agustus 2015   18:21 Diperbarui: 29 Agustus 2015   18:21 95
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Otomotif. Sumber ilustrasi: FREEPIK

saya begitu kaget dengan bayaran kepada Uber, ternyata murah, dibanding dengan taksi konvensional.

apalagi sekarang ada promo sharing kode untuk dipakai orang lain, dan akun kita sendiri mendapatkan voucer lagi.

jadi sangat memanjakan pelanggan

salah satu yang harus disolusikan oleh manajemen Uber adalah penggunaan kartu kredit dan keamanan, 

agar bisa memperluas pasar. 

apalagi dengan makin terbiasanya masyarakat dengan menggunakan pin di kartu debit atau kartu kredit

jadi pola ini yang harus dimanfaatkan oleh Uber sebaik-baiknya

 

Uber itu mendapatkan partner pengemudi dari legalitas travel yang berbadan hukum. berarti adalah cv/pt travel membayar pajak, sim pengemudi membayar pajak, stnk mobil membayar pajak. 

pertanyaannya pada saat sebelum menjadi partner Uber, travel tersebut boleh beroperasi secara bebas.

setelah ada Uber, travel tersebut dilarang, ada kejanggalan memang

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Otomotif Selengkapnya
Lihat Otomotif Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun