Mohon tunggu...
Hennie Triana
Hennie Triana Mohon Tunggu... ---

Lahir di Medan. Ibu dari seorang putri

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

Sudah Kuno Kebiasaan Minta "Memo"

16 Mei 2021   19:42 Diperbarui: 16 Mei 2021   19:43 160 34 13 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sudah Kuno Kebiasaan Minta "Memo"
Ilustrasi memo | foto: pixabay.com—

Jarak ribuan kilometer dengan saudara kandung terhubung dengan baik lantaran kemajuan teknologi komunikasi. Hampir setiap hari, kami, 7 bersaudara saling bertukar kabar. Sesekali mengenang kebandelan masa kecil, juga tetangga dan teman di sekitar tempat tinggal kami dulu.

Beberapa waktu lalu, abang kami (si sulung dan satu-satunya cowok) bertanya, apakah kami mengenal seorang pria, kita sebut saja namanya Balu. Tidak ada seorang pun dari kami yang mengenal laki-laki itu, begitu juga abang kami. 

Menurut Abang, si Balu tidak berhenti menghubunginya. Dia menghubungi lewat telepon berkali-kali tanpa kenal waktu. Abang tidak menjawab, karena dia tidak mengenalnya. Entah dari mana Balu dapat nomor telepon abang kami.

Balu kemudian menulis pesan, mengatakan dia tinggal di gang sebelah lingkungan rumah kami. Katanya, dia kawan lama. Rasanya tidak mungkin jika dia kawan lama, Abang kami itu tidak pernah melupakan kawan, meskipun itu teman di masa kecil.

Ah, si Balu pasti cuma mengatakan itu supaya dia diladeni. Orang-orang di sekitar tempat tinggal orangtua kami pasti mengenal keluarga kami. Ibu kami dulu seorang guru, selain itu beliau sangat aktif di berbagai kegiatan lingkungan, terutama yang berhubungan dengan kegiatan sosial dan mengajar. 

"Memang mau ngapain si Balu, minta THR?" Begitu salah seorang dari kami bertanya pada Abang.

Si Balu bilang, dia punya saudara yang bekerja di salah satu bank, dan butuh bantuan.

Abang kami menjawab pesan Balu dan mengatakan dia sudah tidak menjabat sebagai pimpinan utama di tempat saudara Balu bekerja. Maksud Abang juga untuk menyudahi pembicaraan dan tidak ingin dihubungi lagi.

"Heran, udah dibilang nggak kenal, masih juga berani minta tolong. Mana permintaannya gaya jadul gitu." Abang bercerita kepada kami dengan sedikit kesal.

"Buatkan saja memo, kan masih banyak anak buah di sana." Seenaknya si Balu menanggapi jawaban Abang. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x