Mohon tunggu...
Hennie Triana
Hennie Triana Mohon Tunggu... ---

Lahir di Medan. Ibu dari seorang putri

Selanjutnya

Tutup

Travel Artikel Utama

Pesona Kota Kanal Qiandeng di Pinggiran Shanghai

6 April 2020   15:57 Diperbarui: 6 April 2020   17:09 322 52 30 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pesona Kota Kanal Qiandeng di Pinggiran Shanghai
Qiandeng - foto: HennieTriana

Di sekitar kota Shanghai banyak dijumpai kota kanal, salah satunya adalah Qiandeng. Kota tua Qiandeng yang artinya Seribu Lampu ini letaknya di Kunshan, provinsi Jiangsu. Tidak terlalu dikenal oleh wisatawan mancanegara dan lokasinya tidak terlalu mencolok mata.

Tempat ini saya temukan ketika sedang mencari-cari di internet tempat wisata yang tidak terlalu padat pengunjung dan tidak jauh dari kota Shanghai. 

Kebetulan supir yang bekerja di kompleks perumahan tempat kami tinggal berasal dari tempat ini. Maka ketika saya tanyakan apakah ia punya waktu untuk ke sana, dengan senang hati ia mengantar. Hanya 40 km jaraknya dari tempat tinggal kami.

Sepanjang jalan menuju lokasi kota kanal ini hanya terlihat seperti jalanan biasa yang di kiri kanannya berjejer toko dan restoran. Ramai pengunjungnya, seperti ramainya keseharian di pasar. 

Di bagian ujung kanan deretan toko, terdapat loket yang tidak terlalu istimewa bentuknya. Tidak dipungut biaya memasuki kawasan ini, tetapi jika ingin mengunjungi museum, pameran, teater harus membayar 60 Yuan untuk dewasa dan 30 Yuan untuk anak. Cukup membeli 1 tiket sebagai "tiket terusan" untuk semua tempat-tempat tersebut.

Kota Qiandeng dulunya bernama Qiandun didirikan 2500 tahun yang lalu. Arsitektur bangunannya paduan masa Dinasti Ming (1368-1644) dan Dinasti Qing (1644-1912). Hampir semua masih terlihat terawat baik, walaupun sebagian yang tidak berpenghuni mulai ada yang rusak dan hampir rubuh.

Di kota ini terdapat museum lampu. Dipamerkan berbagai jenis lampu dan terbuat dari berbagai bahan baku. Lampu-lampu ini berasal dari dinasti yang berbeda, dari masa ke masa. Sayangnya tidak banyak keterangan yang bisa saya dapatkan, lagi-lagi karena keterbatasan bahasa.

Lorong kota - foto: HennieTriana
Lorong kota - foto: HennieTriana
Kunqu Opera
Kami memasuki dua gedung pertunjukan opera. Sayangnya pertunjukan baru akan dimulai sore hari. Terlihat panggung masih kosong, belum ada persiapan apapun dilakukan.

Ada beberapa orang yang duduk di kursi penonton yang tersusun rapi. Mereka sepertinya tidak peduli akan menunggu lama, terlihat mereka saling berbincang satu sama lain. Mungkin mereka penonton langganan dan tinggal di sekitar daerah ini.

Di kota inilah lahirnya Kunqu Opera atau Kunshanqiang sekitar 600 tahun yang lalu. Opera Kunqu merupakan leluhur dari Opera Cina. 

Seni Opera Kunqu adalah gabungan dari bernyanyi, membaca, akting, akrobat, menari dan seni bela diri yang terkenal dengan gerakan elegan dan suara yang merdu dan indah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x