Mohon tunggu...
Hennie Triana Oberst
Hennie Triana Oberst Mohon Tunggu... Wiraswasta - Penyuka traveling dan budaya

Kompasianer Jerman || Best in Citizen Journalism Kompasiana Awards 2023

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup Pilihan

Tidak Masalah, Jika Jabatan Idaman Itu adalah Menjadi Ibu

23 Januari 2020   06:46 Diperbarui: 7 Maret 2020   02:30 410
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Mom and child (MabelAmber/ pixabay.com)

Melihat perkembangan anak dari awal pertumbuhannya. Mengantar, menjemput dan mendampinginya melakukan kegiatan seperti sport, musik dan lainnya. Menemaninya pergi ke taman main, bertemu dengan teman-teman dan anak lainnya. Sekali-kali saya ikut melibatkan diri membantu kegiatan yang diadakan sekolahnya, dan masih banyak lagi yang tidak bisa dirinci satu persatu.

Di negara Jerman masih relatif banyak wanita yang memutuskan menjadi ibu rumah tangga dibandingkan di negara Eropa barat lainnya. Sebagian dari mereka menjadi ibu rumah tangga penuh tanpa berkarir di luar rumah, sebagian lagi bekerja paruh waktu.

Banyak perusahaan di Jerman yang mempekerjakan karyawan wanita yang bekerja paruh waktu. Kebijaksanaan tiap perusahaan berbeda-beda dalam menentukan berapa gaji per jam untuk karyawannya, tetapi upah minimum per jam sudah ada ketentuannya dari setiap bidang pekerjaan.

Saya memilih untuk total di rumah. Awalnya tidak segampang yang saya bayangkan. Mengubah kebiasaan dari kesibukan di kantor menjadi rutinitas rumah tangga dan aktivitas anak. Manajemen waktu juga harus diubah lebih fleksibel agar semua berjalan lancar dan menyenangkan.

Menjadi ibu yang hanya berkarir di rumah saja tidak saya dapatkan dari orang tua saya, karena ibu saya dulu adalah seorang kepala sekolah di salah satu SDN di kota kami hingga masa pensiunnya.

Saya dan suami bersama-sama telah memutuskan menjalani pilihan hidup seperti ini. Orang lain boleh menilainya kuno atau tidak, tergantung dari mana mereka memandangnya. 

Masing-masing memiliki pilihan, seperti apa kita akan menjalani rutinitas hidup kita. Selama kita menikmatinya dan bahagia dengan pilihan tersebut, segalanya akan baik-baik saja.

Semoga.

.

-------

Hennie Triana Oberst - Deutschland 22.01.2020

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gaya Hidup Selengkapnya
Lihat Gaya Hidup Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun