Mohon tunggu...
Ummu Hanik
Ummu Hanik Mohon Tunggu... Administrator clothing

Hanya seseorang yang ingin berbagi

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Cerpen | Syal untuk Kesayangan

16 Januari 2020   21:30 Diperbarui: 16 Januari 2020   21:49 48 1 0 Mohon Tunggu...
Cerpen | Syal untuk Kesayangan
Photo from : littlewoollie.co.uk

Jam dinding di kelas sudah menunjukkan pukul 09.30, saatnya istirahat. Bel berbunyi tiga kali, semua siswa keluar dari kelas masing-masing. Ada yang langsung ke kantin, kamar mandi, perpustakaan, atau langsung menuju lapangan untuk bermain sepak bola atau basket.

Di kelas X Ipa 3 SMA Merpati, Ana dan temannya, Lina, keluar dari kelas menuju kantin. Biasanya Yana bersama mereka, tapi kali ini ia hanya titip sandwich ayam pada kedua temannya. Ketika ditanya kenapa tidak ikut, dia menjawab kalau masih ada urusan.

"Tumben ya Lin, Yana bersikap aneh kek gitu?" Tanya Ana curiga saat menunggu baksonya datang di meja sudut kantin.

"Aneh gimana An?" Lina balik bertanya.

"Ya aneh aja, biasanya kan kalau istirahat dia ke kantin. Beberapa minggu ini dia nitip ke kita." Ana mencoba menganalisa sikap Yana. "Istirahat kedua juga dia sering ngilang gitu aja. Waktu ditanya, ada aja alasannya." Lanjut Ana

"Iya juga sich, tapi Yana juga gak bilang apa-apa tuh. Tempo hari juga waktu aku tegur, dia juga bilang gak ada apa-apa." Tukas Lina. Pembicaraan tentang Yana pun berakhir saat pesanan mereka datang.

Ananda Firdausia, Yana Fatmasari dan Lina Permata Dewi adalah siswa kelas X Ipa 3 SMA Merpati. Mereka bertiga merupakan satu anggota saat masa pengenalan sekolah, kebetulan mereka dipertemukan di kelas yang sama setelah pengenalan sekolah usai.

Seiring berjalannya waktu, hubungan mereka kian akrab. Masing-masing saling menyayangi satu sama lain, jika ada masalah diantara mereka selalu diselesaikan bersama-sama. Mereka selalu siap memberikan bantuan jika yang lain sedang membutuhkan. Perbedaan karakter antara mereka bertiga menghasilkan sebuah persahabatan yang unik dan indah. Ana, berkulit sawo matang, orangnya serius namun sabar, berjilbab, jago bela diri. Yana, hitam manis, humoris, anggota paskibra sekolah. Lina, berkulit kuning, feminim, modis, tapi jago basket. Perbedaan karakter tersebut tak pernah jadi masalah, yang ada malah saling melengkapi.

Setelah makan, Ana mengajak Lina untuk mencari Yana. Mereka mencari ke semua tempat yang biasa mereka datangi saat istirahat. Gazebo sekolah, perpustakaan, taman depan ruang guru, hasilnya nihil. Yana tak ada di tiga tempat itu. Ana melirik arlojinya, sepuluh menit lagi jam istrahat selesai. Biasanya Yana akan kembali ke kelas lima menit sebelum bel masuk berbunyi. Oleh karena itu, Ana harus menemukannya dan harus mengetahui kenapa sekarang Yana sering menghindar dari Ana dan Lina.

Taman belakang sekolah, satu tempat yang belum didatangi. Tepat di bawah pohon beringin pinggir kolam buatan, Yana duduk sambil mengerjakan sesuatu. Ana dan Lina menghampiri dengan langkah pelan.

"Woi.........." mereka berdua membuat Yana kaget.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
VIDEO PILIHAN