Mohon tunggu...
Hendra Surya
Hendra Surya Mohon Tunggu... Freelancer - saya seorang penulis lepas untuk penerbit elex media komputindo, obor, erlangga dan bhuana ilmu populer

saya seorang penulis lepas untuk penerbit elex media komputindo, obor dan bhuana ilmu populer.\r\nBuku-buku karya saya, antara lain:\r\nFiction (Novel): \r\nWarriors of Dream Pursuer, 2013.\r\nBookish Style of Lovemaking, 2013.\r\nReinhart, The Incarnation Five Supreme Knights Of Eirounos, 2013.\r\nRahasia Sang Maestro Cilik , 2009.\r\nReinhart, Titisan Lima Ksatria Agung Eirounos, 2007. \r\nCinta Sang Idola, 2007. \r\nBiarkan Aku Memilih, 2006. \r\n\r\nNon-fiction: \r\nCara Cerdas (Smart) Mengatasi Kesulitan Belajar, 2014. \r\nCara Belajar Orang Jenius, 2013. \r\nStrategi Jitu Mencapai Kesuksesan Belajar, 2011.\r\nRahasia Membuat Anak Cerdas dan Manusia Unggul, 2010.\r\nMenjadi Manusia Pembelajar, 2009.\r\nPercaya Diri Itu Penting, 2007. \r\nTim Penyusun, Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Sejak Usia Dini, 2007. \r\nAgar Perkawinan Menjadi Langgeng, 2006. \r\nKiat Membina Anak Agar Senang Berkawan, 2006.\r\nKiat Mengatasi Penyimpangan Perilaku Anak 2, 2005. \r\nRahasia Membangun Percaya Diri, 2004. \r\nKiat Mengatasi Penyimpangan Perilaku Anak, 2004. \r\nKiat Mengajak Anak Belajar dan Berprestasi, 2003.\r\nKiat Mengatasi Kesulitan Belajar, 2003.\r\n

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana

Jangan Paksa Aku...

25 September 2021   19:02 Diperbarui: 25 September 2021   19:06 269
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

               "Benar loh! Aku bicara sejujurnya. Siapa yang tidak bangga mengenal seorang gadis secantik dirimu? Kaupun asyik diajak ngobrol gitu," pujinya.

               "Ah kamu bisa saja, Adit," sergahku, jengah mendengar pujian Aditya. Tapi dalam hati,  aku merasa  senang gitu loh...

               "Emangnya kamu punya tugas apa Ana?" potong Aditya, mengalihkan pembicaraan.

               Akupun menjadi semakin bersemangat untuk ngobrol dengannya. "Ini, aku  sedang mendapat tugas membuat paper dengan topik masalah kesulitan belajar. Aku masih bingung menentukan sumber masalah dari kesulitan belajar itu sendiri. Apa karena tehnis atau ada hal lain yang menjadi sumber pemicunya?"

               Adityapun langsung ambil hati nih...

               "Memang benar Ana. Timbulnya masalah kesulitan belajar itu bisa jadi karena masalah teknik belajar maupun unsur lain yang menjadi tressornya, Ana."

               Entah karena cara  bertutur atau karena fakta yang diungkapkan Aditya membuatku begitu tertarik untuk berlama-lama dengarkan Aditya. Sehingga ada keinginanku untuk tau lebih lanjut. "Lantas, pengelompokkan unsur-unsur lain yang menjadi sumber kesulitan belajar itu apa ya, Dit? Tentu kamu tidak keberatan membantuku memecahkan masalah yang sedang kubahas ini, bukan?"

Aditya pun semakin bersemangat juga untuk bertutur. Dia ingin membantuku memecahkan persoalan yang sedang aku bahas. Paling tidak kesempatan ini dipergunakannya untuk lebih mendekatkan dirinya padaku. Pdkt begitu loh...!

"Oh, tidak Ana. Aku merasa senang kok dapat berdiskusi denganmu. Yang dimaksud unsur-unsur lain itu, antara lain masalah yang timbul dari faktor eksternal maupun internal, Ana."

               "Sumber eksternal itu apa?"

               "Lingkungan sekitar."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun