Mohon tunggu...
Hendi Supriatna Mubarok
Hendi Supriatna Mubarok Mohon Tunggu... Pegiat Dakwah

Bebas berpendapat sebebas-bebasnya. Email : hendisupriatna4@gmail.com Twitter : @hendisupriatn10 Instagram : @hendisupriatna07

Selanjutnya

Tutup

Filsafat

Agama dan Islam Moderat

24 Agustus 2019   06:23 Diperbarui: 24 Agustus 2019   06:26 0 1 2 Mohon Tunggu...
Agama dan Islam Moderat
Sumber Halaman Facebook/Islam Moderat

Lebih dari 33% penduduk Indonesia tahun 2015 adalah penduduk muda yang berusia 15 -- 34 tahun, bahkan untuk daerah perkotaaan seperti Bandung  penduduk mudanya bisa mencapai lebih dari 40%. Mereka inilah yang kemudian dikenal sebagai Generasi millennials. 

Melihat saat ini banyak sekali Generasi millennials serta perkembangan teknologi komunikasi dan informasi membuat generasi ini tidak bisa terpisahkan dari perkembangan tersebut. 

Perkembangan yang semakin dinamis dan kompetitif pada era modern atau biasa disebut era digital dipercaya akan turut mendukung para Generasi millennials untuk mengembangkan soft skill mereka. 

Para santri  sekarang sebagai salah satu Generasi millennials dan pesantren sebagai peradaban islam  diharapkan mampu bersaing dengan keilmuan dan soft skill yang dimiliki secara professional dalam persaingan gelobal. 

Perkembangan professional sebagai jurnalis saat ini juga semakin terbuka setiap individu, teknologi, informasi dan skil sebagai jurnalis menjadi senjata yang efektif dalam menghadapi kompetisi global yang semakin ketat. 

Untuk itu, peran dan institusi pendidikan seperti pesantren sangat diharapkan untuk menghasilkan insan generasi garda terdepan yang dapat dihandalkan dan memiliki kredibilitas yang terpercaya.

 Sehingga hoax yang terjadi dimedia sosial akan mampu diminimalisir dengan gerakan dakwah dan kontrol sosial para santri dipondok pesantren masing-masing. Kami percaya bahwa kemajuan memerlukan perubahan, dan perubahan memerlukan kerja keras. 

Berdosalah mereka yang tahu namun tidak bekerja keras. Dengan begitu kami akan mengawal kemajuan bangsa, melalui peradaban gerakan dakwah dipesantren. Sehingga islam diindonesia merupakan ajaran islam yang toleran.