Mohon tunggu...
Hend.Setya
Hend.Setya Mohon Tunggu... Penulis Newbie

Novel AL terbit setiap hari Jumat || Contact Penulis : hsetiawan.id@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Novel

Bab 15 | Etalase Prestasi Odric

7 Desember 2018   18:54 Diperbarui: 7 Desember 2018   19:03 0 0 0 Mohon Tunggu...

Indra penglihatan Saga langsung menemukan Katia yang tengah sibuk memanggang sesuatu. Saga berjalan mendekati meja makan dengan sedikit rasa canggung dan kikuk ketika sudah menempati kursi kosong yang ada. Meski secara langsung Katia tidak melihat aksi tadi malam, namun Saga merasa bersalah karena tindakan menyelinap diam-diam yang ia lakukan.

"Bu..."

"Aku tahu kau masuk ke ruangan utama." Katia langsung memotong ucapan Saga.

"Maaf."

Katia langsung menyebut bukti berupa cungkilan kasar di engsel jendela, jejak kaki di lantai, album foto yang tidak pada tempatnya dan sisa makanan di tempat sampah di dapur. Saga tidak memiliki bahan lain sekadar menyanggah perbuatannya. Katia begitu perfectionis.

 "Juga menatap dan berhitung deretan piala juara 1 dan piagam prestasi milik Odric." Tambah Saga menjadikan list pengakuan dosa menjadi lebih panjang. Etalase prestasi Odric terletak tepat betul di samping rak buku cabang pohon.

"Mengapa ia begitu pintar, Bu?" Saga bertanya. Ia ingin tahu mengapa isi dalam rongga tengkorak Odric begitu jenius hingga ia memiliki 1 tempat pamer penuh prestasi.

"Karena Odric benci untuk jadi yang ke dua." Jawab Katia sambil membawakan satu piring sarapan pagi untuk Saga.

"Apakah ibu menangis?" Saga mendengar sesenggukan dari arah Katia setelah nama Odric diucapkan. Saga mulai menyuap sedikit demi sedikit masakan yang tersaji yang kini berada dihadapannya. Mesti kidal, Saga diajarkan untuk makan dengan tangan kanan.

"Tidak. Hanya karena irisan bawang." Ucap katia. Saga menduga ibunya berbohong kali ini alih-alih karena efek uap propantial S-oksida dari bawang yang mengiritasi kelenjar produksi air mata.

Membelakangi punggung Saga. Katia sungguh hilang akal bagaimana ia menjelaskan semuanya kepada Saga.  Katia yang memiliki darah bangsa penyihir tahu benar siapa saja master AL terpilih, jauh sebelum master AL tersebut menyadari bahwa dirinya adalah yang terpilih. Pertemuan pertama dengan Zola di perang suci ke-2 adalah awal bagaimana intuisi Katia menerka siapa saja master AL selanjutnya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x