Mohon tunggu...
Hend.Setya
Hend.Setya Mohon Tunggu... Penulis Newbie

Novel AL terbit setiap hari Jumat || Contact Penulis : hsetiawan.id@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Novel

Bab 9 | Pertemuan Para Tetua (1)

24 Agustus 2018   18:42 Diperbarui: 24 Agustus 2018   19:09 0 0 0 Mohon Tunggu...

Seperti malam biasa bagi sebagian penduduk Cheduge. Namun untuk beberapa tetua nagari, malam ini merupakan jadwal pertemuan yang tidak mereka inginkan. Sesuai kebiasaan nagari, hari ke-9 setelah perang suci usai adalah pertemuan untuk membahas hasil dari perang.

Sekitar 4 orang tetua ditambah 1 dari 2 tamu undangan sudah berkumpul di rumah pemimpin tetua adat bernama Levantine. Selain digunakan sebagai tempat pertemuan tetua adat, rumah 2 lantai ini juga berfungsi ganda sebagai perpustakaan sekolah. Maklum, Levantine adalah kepala sekolah nagari Cheduge.

"Maaf. Aku terlambat." Kapitan tampak ribet dengan mantel malamnya. Jelas sekali ia tidak terbiasa.

"Kebiasaan yang tidak baik, Kapitan. Seki saja tidak terlambat." Carl berang dengan attitude tidak disiplin dari dokter Kapitan.

"Banyak sekali pasien yang datang ke klinik diakhir jam kerja. Aku sudah meminta pihak istana untuk mengirimkan dokter tambahan ke Cheduge." Dokter Kapitan membela diri.

"Jangan berharap lebih dari pihak istana. Kau pun tahu, Cheduge tidak memiliki daya tawar tinggi saat ini." Saran Carl.

"Apa semua sudah hadir, Katia?" Tanya Levantine memastikan kehadiran sekaligus mengalihkan perdebatan tidak perlu.

"Semua sudah hadir." Jawab singkat Katia.

 "Terima kasih untuk semua tetua dan undangan yang sudah datang. Langsung saja." Helaan napas Levantine terdengar.

"Informasi yang aku terima. Kita kembali kalah di perang suci ke-8." Levantine mengawali. Sontak setelah kalimat pembuka Levantine, seisi ruangan mendadak hilang gairah untuk berlama-lama di pertemuan ini.

"Apakah suamiku pulang?" Tanya Thea cepat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
KONTEN MENARIK LAINNYA
x