Kesehatan

Stres Bisa Menyebabkan Kematian? Ini 5 Solusi untuk Berdamai dengan Stres

6 Desember 2018   19:16 Diperbarui: 6 Desember 2018   19:36 94 1 1

Stres bisa datang kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja. Hal ini dapat membuat seseorang susah bepikir, sering lupa dan dampak terparahnya adalah kematian. Stres terjadi ketika seseorang merasakan tekanan -- seperti pekerjaan, sekolah atau hubungan -- yang berlebihan, sehingga seseorang tersebut tidak dapat mengendalikannya.

Stres sebenarnya bisa berdampak positif seperti memberrikan dorongan dan energi kepada seseorang untuk melewati situasi tersebut.

Stres kronis yang tidak diobati dapat mengakibatkan kondisi kesehatan yang serius termasuk kecemasan, insomnia, nyeri otot, tekanan darah tinggi dan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Penelitian menunjukkan bahwa stres dapat berkontribusi pada perkembangan penyakit utama, seperti penyakit jantung, depresi dan obesitas.

Berikut adalah lima teknik sehat yang telah ditunjukkan oleh penelitian psikologis untuk membantu mengurangi stres dalam jangka pendek dan panjang.

1. Istirahat

 Ketika kita memberikan izin kepada diri sendiri untuk menjauh dari hal yang membuat kita stres, kita sebenarnya membiarkan diri kita punya waktu untuk melakukan sesuatu yang lain yang lebih menyenangkan. Kita dapat membantu diri kita sendiri untuk memiliki perspektif yang berbeda tentang hal-hal tersebut. Berikan tubuh kita setidaknya 20 menit untuk beristirahat.

2. Memperbanyak olahraga

Olahraga bermanfaat bagi pikiran kita sama baiknya dengan tubuh kita. Hanya 20 menit berjalan, lari, berenang, atau bernyanyi di tengah-tengah waktu yang menegangkan dapat memberikan efek langsung yang dapat berlangsung selama beberapa jam.

3. Tersenyum dan tertawa

Otak kita saling berhubungan dengan emosi dan ekspresi wajah kita. Ketika kita stres, kita sering menahan banyak tekanan di wajah kita. Jadi tertawa atau tersenyum dapat membantu meredakan ketegangan dan memperbaiki situasi.

4. Dapatkan dukungan dari lingkungan sekitar 

Ketika kita berbagi kekhawatiran atau perasaan dengan orang lain, itu membantu menghilangkan stres. Tetapi penting bahwa orang yang kita ajak bicara adalah seseorang yang kita percayai dan siapa yang kita rasa dapat memahami dan mengerti keadaan yang ada.

5. Meditasi

Meditasi dan doa penuh perhatian membantu pikiran dan tubuh untuk rileks dan fokus. Perhatian penuh dapat membantu orang melihat perspektif baru. Ketika berlatih suatu bentuk perhatian, orang dapat melepaskan emosi yang mungkin telah menyebabkan tekanan fisik tubuh. Sama seperti olahraga, penelitian telah menunjukkan bahwa bahkan bermeditasi sebentar dapat menuai manfaat langsung.