Mohon tunggu...
Helen Adelina
Helen Adelina Mohon Tunggu... Insinyur - Passionate Learner

Try not to become a man of success, but rather try to become a man of value - Einstein

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Standar Kecantikan yang Tak Ramah Perempuan

24 April 2021   14:19 Diperbarui: 26 April 2021   13:00 1178
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi perempuan yang berbeda warna kulitnya. (sumber: Thinkstockphotos via kompas.com)

Beberapa waktu lalu, dunia hiburan Indonesia dihebohkan dengan berita para selebritis yang menimbulkan kontroversi. Ada dua orang juri acara pencarian model berbakat di televisi yang dianggap tidak peka terhadap kesehatan mental. 

Eating disorder tidak saja diderita para model, orang-orang biasa pun banyak yang mengalaminya, baik itu bulimia ataupun anoreksia. 

Biasanya karena tidak percaya diri dengan berat dan bentuk tubuh. Bahkan ada yang pernah dirisak dan mendapat penghinaan body shaming dari orang-orang sekitar. Tidak jarang, banyak yang menjadi depresi.

Ada lagi artis yang menerbitkan buku tentang perjalanan dietnya yang berhasil menurunkan berat badan sebesar 22 kg dalam waktu 4 bulan. Si artis menjalankan pola diet yang asupan kalorinya dibatasi kurang dari 500 kkal. 

Sementara Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang ditentukan oleh Kementerian Kesehatan untuk laki-laki dewasa sekitar 2550-2650 kkal, sedangkan untuk perempuan dewasa 2150-2250 kkal. 

Standar umum kebutuhan kalor yang harus dipenuhi minimal 1200 kkal. Orang-orang pun mengikuti metode diet yang dituliskan, tanpa mengecek apakah pola diet seperti ini cocok untuk tubuhnya dan berapa kalori yang dibutuhkan untuk melakukan semua aktivitasnya sehari-hari. 

Padahal si artis sudah bilang kalau pola diet yang dia jalani sesuai anjuran dokter, yang belum tentu cocok untuk orang lain. Ada beberapa orang yang telah mencoba pola diet ini mengaku mengalami susah buang air besar dan rambut rontok parah. 

Yang lebih kontroversial lagi, si artis juga menyatakan bahwa sayur-sayuran justru membuatnya sulit menurunkan berat badan. Hal ini justru bertentangan dengan anjuran kesehatan untuk banyak makan sayur dan buah untuk memenuhi kebutuhan serat.

Satu kontroversi lainnya adalah artis yang berseteru dengan seorang dokter terkait krim pemutih yang dianggap mengandung zat berbahaya. Kedua belah pihak saling lapor atas pencemaran nama baik. Akhirnya, si dokter pun memutuskan untuk untuk berhenti me-review krim berbahaya untuk sementara waktu.

Standar Kecantikan Perempuan

Kalau kita tarik benang merah dari semua kontroversi ini, semuanya bermuara pada hal yang sama: kecantikan. Beauty is the eye of the beholder, katanya. Kecantikan tergantung orang yang melihatnya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun