Mohon tunggu...
Heldania
Heldania Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Mahasiswa pendidikan Geografi Universitas lambung Mangkurat

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Mahasiswa Pertukaran merdeka Melakukan Pelatihan PTSD

1 Desember 2022   06:33 Diperbarui: 1 Desember 2022   06:38 44
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pada bulan November 2022 mahasiswa pertukaran merdeka melakukan  kegiatan trauma pasca  gempa Cianjur di universitas pendidikan Indonesia yaitu di gedung fip lantai 7. Post Traumatic Stress Disorder adalah gangguan stres pasca trauma yang dipicu oleh suatu peristiwa atau kejadian yang pernah dilihat, didengar dan dirasakan oleh seseorang. 

Entah apakah orang tersebut langsung mengalami kejadian atau hanya menyaksikan, keduanya bisa saja menimbulkan trauma. PTSD membuat penderitanya terus-menerus mengingat kejadian trauma yang dialami. 

Tidak hanya mengingat, hal trauma tersebut juga menyebabkan datangnya perasaan atau emosi yang biasanya mempunyai skala atau intensitas hampir sama dengan saat kejadian.

Kejadian atau peristiwa yang menyebabkan PTSD biasanya adalah peristiwa yang menakutkan dan/atau mengancam nyawa diantaranya perang, kecelakaan, bencana alam, perundungan (bullying), kekerasan fisik, pelecehan seksual, prosedur medis seperti operasi, sakit yang mengancam nyawa seperti serangan jantung, dan lain-lain.

Gangguan stres pasca trauma bisa berlangsung selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun setelah kejadian. Oleh sebab itu, orang dengan PTSD kebanyakan sulit menjalani  hidup normal.Tidak semua orang yang mengalami atau menyaksikan kejadian menakutkan akan menderita PTSD

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun