Mohon tunggu...
H.Asrul Hoesein
H.Asrul Hoesein Mohon Tunggu... Wiraswasta - Pemerhati dan Pengamat Regulasi Persampahan | Terus Menyumbang Pemikiran yang Sedikit u/ Tata Kelola Sampah di Indonesia | Green Indonesia Foundation | Jakarta http://asrulhoesein.blogspot.co.id Mobile: +628119772131 WA: +6281287783331

Pemerhati dan Pengamat Regulasi Persampahan | Terus Menyumbang Pemikiran yang sedikit u/ Tata Kelola Sampah di Indonesia | Green Indonesia Foundation | Inisiator PKPS di Indonesia | Founder Firma AH dan Partner | Jakarta | Pendiri Yayasan Kelola Sampah Indonesia - YAKSINDO | Surabaya. http://asrulhoesein.blogspot.co.id Mobile: +628119772131 WA: +6281287783331

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Jebakan dan Preseden Buruk 3 Periode Jokowi, Janji Belum Dipenuhi?

4 April 2022   21:26 Diperbarui: 5 April 2022   20:08 374 14 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi: Presiden Jokowi. Sumber: Kompas

"Tambah gaduh dan heboh setelah Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) kubu Surta Wijaya menyatakan akan melakukan deklarasi terkait wacana 3 Periode. Lebih baik dorong Presiden Jokowi untuk memenuhi janji Nawacita 1 dan 2 yang belum tuntas" Asrul Hoesein, Founder Yayasan Kelola Sampah Indonesia (Yaksindo).

Hal itu Apdesi sampaikan usai acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) di Senayan, Jakarta 29 Maret 2022, Apdesi menyatakan deklarasi itu akan dilakukan setelah hari raya Idul Fitri awal bulan depan.

Pada Silatnas Apdesi tersebut, Ketum Apdesi dalam pidatonya menyebutkan dan mendukung tambah satu periode lagi untuk masa jabatan Presiden Jokowi.

Selain beberapa elit partai politik dan juga relawan Presiden Jokowi mendukung penundaan pemilu dan 3 periode lagi buat Presiden Jokowi.

Dukungan yang tidak masuk akal, artinya lebih baik menolak daripada muncul resistensi yang mencederai demokrasi dan Presiden Jokowi sendiri.

Penulis juga sebenarnya salah seorang pendukung Presiden Jokowi sejak masuk ke Jakarta sebagai Gubernur Jakarta dan masa dua periode menjadi Presiden RI baik bersama Jusuf Kalla maupun Ma'ruf Amin.

Namun untuk penundaan pemilu dan penambahan masa jabatan Presiden Jokowi menjadi 3 periode sama sekali tidak menyetujuinya, imposible.

Apapun alasannya tetap menganggap dukungan 3 periode dan penundaan masa pemilu adalah jebakan maut dan akan merusak Presiden Jokowi dan demokrasi Indonesia.

Presiden telah empat kali menyampaikan kepada publik (taat konstitusi), yang terakhir tanggal 30 Maret di Borobudur. Pernyataab presiden sudah cukup jelas ditangkap oleh publik. 

Melakukan amandemen UUD 1945 juga tidak semudah yang dibayangkan, lagi pula butuh anggaran, senentara yang menolak sendiri yang akan mengajukan anggaran amandemen, yaitu presiden.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan