Mohon tunggu...
Hasan Buche
Hasan Buche Mohon Tunggu... Guru - Diam Bukan Pilihan

Selama takdiam jalan akan ditemukan

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Kongkow Orang Pinggiran Republik +62

1 Oktober 2020   17:22 Diperbarui: 1 Oktober 2020   20:44 128
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Foto koleksi pribadi

Catatan Hasan Buche

Memasuki September, banyak sekali berseliweran artikel di medsos yang menyampaikan dan menguraikan tentang kebengisan dan kesadisan PKI. Di sisi lain, tidak sedikit juga artikel yang mempertanyakan keabsahan sejarah di balik peristiwa G30S/PKI. Juga artikel-artikel terkait yang merupakan ekoran dari dua hal di atas. Kegaduhan di medsos makin memuncak saat mendekati 30 September.

Di depan mata, di kehidupan nyata kita disentakkan oleh peristiwa-peristiwa penusukan dan penistaan agama. Yang hampir semua pelaku di'gila'kan. Sebut saja:

1. Kasus vandalisme penyobekan kitab suci Al-Qur'an, pengguntingan sajadah, pencoretan tembok musola Darus Salam, Perumahan Villa Tangerang Elok, Kelurahan Kuta Jaya, Kecamatan Pasar kemis Kabupaten Tangerang.

2. Kasus penusukan Syekh Ali Jaber saat mengisi acara wisuda di Masjid Falahuddin, Lampung.

3. Perusakan masjid di Dago, Bandung

3. Pembakaran dan perusakan masjid di Bogor.

4. Perobek Al-Quran Di Tasikmalaya.

5. Perempuan yang masuk membawa anjing ke Masjid Jami Al-Munawaroh, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

6. Peristiwa pembacokan terhadap Maslikin yang sedang Shalat Isya di Masjid Miftahu Falah, di Sukasari, Kec Tanjungsari, Sumedang.

7. Penyerangan di Jawa Timur, kepada pengelola Pondok Pesantren Karangasem, di Paciran, Lamongan, KH Hakam Mubarok.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun