Mohon tunggu...
Harry Anjani
Harry Anjani Mohon Tunggu... Model - Stylist

Banyak bergaya setiap hari. Hari-hari penuh gaya~

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Parkirnya Gratis, Perginya yang Bikin Sakit dan Sulit

6 Desember 2023   12:09 Diperbarui: 6 Desember 2023   12:42 139
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi: lahan parkir. (Sumber: Pixabay/Harut Movsisyan)

Aku pernah datang ke hatimu, sekali waktu, dengan harapan yang tidak perlu: berpikir kamu akan jadi tempat parkirku yang tak perlu ditagih berapa lama waktuku berhenti, menginap, dan menetap.

Tidak. Ternyata tidak seperti itu. Kutaruh semua di tempat itu, lalu pergi dengan perasaan yang tak menentu: sakit dan sulit.

***

Aku tidak pernah mempermasalahkan parkir. Bayar atau tidak, sama saja. Aku datang, menaruh kendaraanku, menyelesaikan urusanku, lalu pergi.

Hubunganku dengan tukang parkir pun selalu baik-baik saja. Aku kenal beberapa --meski kutak tahu siapa namanya.

Lalu, ada yang mempersoalkan: tukang parkir datang hanya untuk meminta uang, tetapi tidak pernah membantu. Maksudku, bantuan seperti apa yang kamu inginkan?

Berharap tukang parkir yang mengeluarkan kendaraanmu seperti layaknya tamu hotel bingtang-5? Tidak! Siapa kamu dan apa kendaraanmu? Pun di mana kamu parkir?

Baru setelah itu kamu kesal: ada uang yang mesti kamu keluarkan dan kamu kepikiran malah tidak ikhlas.

Tuhan!

Anggaplah itu tempat yang tidak diperuntukan untuk parkir. Tetapi, pada akhirnya kamu memarikirkan kendaraanmu di situ.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun