Harris Maulana
Harris Maulana is a Bloggerman

Seseorang yang suka menulis tentang apa saja, sepanjang untuk menambah ilmu dan wawasan akan dilakoninya. Berbagai jenis pekerjaan sudah pernah dicobanya. Dengan latar belakang sarjana Planologi, memulai karir sebagai konsultan perencanaan wilayah dan kota. Lalu beralih menjadi konsultan Appraisal and Research, konsultan Property, Konsultan Digital hingga konsultan Public Relations. Sangat menikmati peran alternya sebagai blogger yang sudah membawanya ke berbagai tempat, bertemu dengan siapa saja dan satu hal yang sangat dibanggakannya bisa masuk Istana Negara dan bertemu dengan Presiden RI, karena tidak setiap orang bisa ke sana, kecuali kamu seorang teladan, tamu presiden atau tukang potong rumput istana. Pemilik akun twitter @harrismaul dan blog : www.harrismaul.com dan www.travelopedia.id

Selanjutnya

Tutup

Otomotif Pilihan

Pengalaman Test Drive Mazda CX-5 di Pameran GIIAS 2018

6 Agustus 2018   08:45 Diperbarui: 6 Agustus 2018   15:49 1751 4 3
Pengalaman Test Drive Mazda CX-5 di Pameran GIIAS 2018
dok.pribadi

Acara pameran otomotif terbesar di Indonesia baru saja dibuka pada 2 Agustus 2018 di ICE BSD oleh Presiden RI Joko Widodo. Dalam kesempatan itu saya juga sempat berkunjung pada keesokan harinya yaitu jumat 3 Agustus  2018.

Tersaji berbagai mobil dari berbagai merk yang kinclong dan cantik (karena selalu didampingi SPG) dengan menampilkan teknologi terbaru. Baik dari segi efisiensi bahan bakar, maupun entertaint yang disematkan di dalam mobil. 

Namun jika melihat secara kasat mata saja dan mendapat penjelasan dari sales atau brosur, rasanya masih ada yang kurang untuk menilai kecanggihan sebuah mobil. Untuk itu saya ingin mencoba langsung salah satu kendaraan impian melalui test drive.

Saat melalui booth Mazda yang menampilkan aneka mobil terbaru dan canggih, mata saya langsung tertuju pada sebuah mobil cantik berwarna merah. Ya inilah penampilan terbaru dari Mazda CX-5. Mobil berpenumpang 5 orang 2.500 cc ini memang terlihat mewah dan sangat premium.

Tidak kuasa untuk ikut antri untuk melihat bagian dalamnya. Tersemat dalam bagian setir yang sudah menampilkan teknologi terkini. Beberapa fitur sudah dapat dijalankan lewat setir kemudi terutama untuk audio.

Beralih ke bagian transmisi yang mengadopsi matik, terdapat tombol kecil yang unik yang ternyata setelah mendapat penjelasan dari sales tombol itu adalah rem tangan. Bayangkan rem tangan yang biasa berupa batangan Panjang yang biasa ditarik, ternyata bisa juga dibuat sebuah knop kecil yang dapat ditarik dengan sebuah jari.

Tombol rem tangan jadinya rem jari
Tombol rem tangan jadinya rem jari
Namun ketika kaki mencoba gas dan rem, ternyata di bagian kaki terdapat 3 pedal untuk persening, rem dan gas, padahal kalau matik hanya ada dua pedal yaitu rem dan gas. Ternyata pedal untuk persening hanya dummy saja, agar kaki kiri tidak pegal karena tidak bekerja. Bener juga ya dan kepikiran banget sama desainernya.

Pedal kopling bagian kiri ternyata dummy
Pedal kopling bagian kiri ternyata dummy
Ketika sedang eksplorasi lebih jauh, saya liat ada kesempatan untuk test drive dan tanpa pikir panjang saya langsung daftar untuk mengetes kecanggihan Mazda CX-5 secara langsung. 

Saat berada di balik kemudi dan siap meluncur, saya menjajal audio-nya terlebih dahulu. Dan ternyata luar biasa suaranya. Di stel maksimal tapi tidak membuat suara sakit dan kita masih bisa berkomunikasi dengan rekan lainnya tidak perlu teriak-teriak. Selain itu terdapat juga sensor jika ada orang di depan mobil melintas akan terdeteksi dan kita mau tidak mau melihat suasana untuk safety. 

dok.pribadi
dok.pribadi
Selanjutnya mulai tancap gas untuk mengetes akselerasi di jalan raya. Navigator dari Mazda meminta saya agar menginjak gas sampai mentok dan hanya dalam 5 detik saja mobil sudah mencapai jarak ratusan meter. Selanjutnya tes pengereman mendadak yang sudah mengusung ABS dan tidak membuat roda mobil terkunci dan tidak limbung. 

Lalu melewati barisan polisi tidur dengan kecepatan tinggi tidak terlalu mengganggu kenyamanan karena sudah mengusung suspensi yang empuk. Lalu melewati bukit jembatan besi untuk mengetest kendaraan tidak mundur lagi jika berhenti di tanjakan karena sudah ada fitur otomatis.

Setelah selesai baru merasakan secara real kondisi mobil apakah sesuai dengan apa yang diinformasikan oleh sales atau brosur. Jujur untuk Mazda CX-5 malah melebihi ekspektasi terutama bagian audio yang canggih sekali.

 Jadi buat rekan yang ingin menjajal kecanggihan sebuah kendaraan, jangan hanya percaya brosur saja. Coba langsung minta test drive dan gak harus langsung bikin SPK juga alias beli. 

Coba aja untuk secara real merasakan fitur-fiturnya. Oya untuk seri Mazda CX-5 ini ada 4 jenis seri yang dikeluarkan yaitu seri touring, grand touring, elite dan special edition dengan harga berkisar antara Rp 498,8 juta sampai Rp 568,8 juta. Saya sendiri mencoba yang limited edition. Simak review untuk test drive-nya dalam video berikut.