Mohon tunggu...
Harris Maulana
Harris Maulana Mohon Tunggu... Social Media Specialist

Seseorang yang suka menulis tentang apa saja, sepanjang untuk menambah ilmu dan wawasan akan dilakoninya. Berbagai jenis pekerjaan sudah pernah dicobanya. Dengan latar belakang sarjana Planologi, memulai karir sebagai konsultan perencanaan wilayah dan kota. Lalu beralih menjadi konsultan Appraisal and Research, konsultan Property, Konsultan Digital hingga konsultan Public Relations. Sangat menikmati peran alternya sebagai blogger yang sudah membawanya ke berbagai tempat, bertemu dengan siapa saja dan satu hal yang sangat dibanggakannya bisa masuk Istana Negara dan bertemu dengan Presiden RI, karena tidak setiap orang bisa ke sana, kecuali kamu seorang teladan, tamu presiden atau tukang potong rumput istana. Pemilik akun twitter @harrismaul dan blog : www.harrismaul.com dan www.travelopedia.id

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi Pilihan

Cara Jenius Mengelola Prioritas Hidup

19 Juli 2017   14:02 Diperbarui: 19 Juli 2017   14:39 0 1 1 Mohon Tunggu...
Cara Jenius Mengelola Prioritas Hidup
Beberapa blogger saat berkunjung ke Kantor Jenius / dokumentasi pribadi

Perkembangan dunia digital semakin memudahkan kehidupan manusia. Setelah menguasai media digital, dilanjutkan dengan booming pada sektor transportasi online, kini mulai merambah dunia financial khususnya perbankan. Beberapa tahun terakhir ini banyak perbankan mulai merambah dunia digital. Namun satu dari sekian produk yang cukup menarik perhatian adalah produk Jenius dari Bank BTPN.

Berbeda dengan produk perbankan lainnya yang hanya dapat menyimpan saldo, dengan Jenius kita bisa langsung dapat membuka rekening bank lewat aplikasi. Setelah melakukan pengisian informasi dan data pribadi, beberapa hari kemudian kita akan dikirim kartu Jenius melalui pegawainya yang akan datang ke rumah sesuai dengan alamat pengiriman. Jadi, sesuai dengan peraturan dari pihak OJK (Otoritas Jasa Keuangan) pihak nasabah dan bank harus bertemu muka saat penyerahan kartu dan tanda tangan sudah terpenuhi.

Beragam jenis layanan dari Jenius dapat langsung kita dapatkan.  Mulai dari nomor rekening yang unik yang dapat dibuat sesuai dengan nama atau keinginan kita dengan menambahkan tanda $ atau cashtag di depannya. Saya sendiri sudah punya dan memiliki nama $bloggerman. Jadi saat kita akan transfer (kepada sesama pengguna Jenius) cukup minta cashtag-nya aja dan pengiriman uang langsung dilakukan. Selain itu kita juga bisa langsung menabung dan tentu saja mendapatkan bunga. Ini yang berbeda dengan produk perbankan online lainnya yang hanya menampung sejumlah uang namun tidak diperhitungkan bunga. Ada 3 pilihan cara menabung yang ditawarkan, pertama Flexi Saver dengan bunga 5% dan dapat diambil kapan saja, ada Dream Saver menabung untuk menginginkan sesuatu yang diidamkan dan Maxi Saver menabung dengan cara deposito per tahun dengan bunga 6,25%.

Satu yang unik adalah Dream Saver, dengan menabung cara ini kita dapat mengatur berapa yang harus ditabung per hari / minggu / bulan untuk mencapai angka yang diinginkan. Misal tahun 2020 kita niat Umroh dengan nilai tabungan yang diinginkan Rp.30 juta. Nah setelah dihitungin kita harus nabung Rp.937.500,- per bulan agar nanti tanggal 20-02-2020 angkanya genap menjadi 30 juta. Praktis kan?

dokumentasi pribadi
dokumentasi pribadi
Layanan lainnya yang menarik adalah Send It untuk mentransfer sejumlah uang, Split Bill untuk membagi tagihan dengan beberapa akun dan Pay Me untuk menagih utang kepada seseorang.

Selain mendapatkan kartu fisik yang dapat berfungsi sebagai kartu kredit debit dari Visa, kita juga akan mendapatkan e-Card, sebuah kartu virtual yang dapat digunakan untuk transaksi online. Tabungan kita dapat disimpan dan dibagi ke dalam dua kartu tersebut. Kelebihan dari Jenius ini kita bisa langsung block kartu fisik jika hilang langsung dari aplikasi, tidak perlu lagi meminta Customer Service untuk melakukannya.

Satu terobosan lagi dilakukan Jenius dengan menerbitkan kartu tambahan berupa X-Card. Nah kartu ini dapat digunakan untuk apa saja, bisa diberikan kepada isteri dengan menyimpan sejumlah dana kebutuhan rumah tangga, bisa juga diberikan kepada anak untuk kebutuhan pendidikannya, atau bisa juga diberikan kepada orang terdekat disekeliling yang sering melakukan transaksi keuangan seperti sopir misalnya. Jadi kita tidak perlu repot memberi uang untuk bensin, tol, biaya ke bengkel, dll, kita tinggal transfer sejumlah uang dan nanti akan ada catatannya.

Atau bisa juga kita menggunakannya untuk sendiri dengan menempatkan pos-pos pengeluaran tertentu pada setiap kartunya. Misalnya kartu X-Card yang berwarna Hijau untuk pengeluaran HARI-HARI alias pengeluaran rutin seperti bayar listrik, telepon, air, uang makan dan transport. Sedangkan X-Card yang berwarna Ungu untuk pengeluaran HURA-HURA seperti hangout, nonton film, liburan, dll. Jadi dengan adanya pemilahan pos keuangan seperti di atas kita dapat menentukan prioritas dan budget setiap pos pengeluaran, tidak saling overlap dan dapat menghindari jebolnya anggaran rumah tangga.

dokumentasi pribadi
dokumentasi pribadi
Dengan demikian kita dapat mengatur prioritas hidup untuk pengelolaan keuangan sehari-hari. Dengan menerapkan prinsip financial planning "tight money policy" atau kebijakan uang ketat dalam pengeluaran, kita dapat menemukan pos mana yang merupakan "kebutuhan" dan pos mana yang merupakan hanya "keinginan" semata.  

 Jika ingin tahu lebih detail lagi tentang Jenis simak informasinya di websitenya www.jenius.com dan akun social media nya Facebook, Twitterdan Instagram untuk update program dan campaign terbarunya. Jenius sering lho mengadakan program kerjasama dengan beberapa brand ternama seperti Brightspot, Eat & Eat dan Grab. Untuk program kerjasama dengan Grab saat ini masih berlangsung hingga 31 Juli 2017. Setiap pengguna Grab yang menggunakan pembayaran dengan Jenius akan mendapatkan diskon 75% dengan memasukkan promo JENIUSGRAB75. Lumayan kan. Kita tunggu saja, apalagi yang akan dilakukan oleh Jenius untuk para nasabahnya. Namun yang pasti jika sudah download dan register Aplikasi Jenius sudah merupakan Pilihan Jenius