Hariati
Hariati Guru Sekolah Dasar Dan Ibu Rumah Tangga

Memulai Menulis Dari Apa Yang Kamu Lihat, Dengar Dan Rasakan!

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Mau Tahu Rahasia Guru Agar Selalu Tampil Aktif?

14 Agustus 2018   13:37 Diperbarui: 14 Agustus 2018   14:13 351 1 0
Mau Tahu Rahasia Guru Agar Selalu Tampil Aktif?
Permen Herbal Tolak Angin Sidomuncul Praktis, Berkhasiat Dan Halal I Dokumentasi Pribadi

Siapa yang ingin menjadi dokter?," tanya saya, sambil mengangkat tangan kanan saya ini menjulang tinggi.

Ahh serentak sebagian murid-murid bergemuruh mengangkat tangannya juga, lebih tinggi dari saya. Malah ada yang sambil berdiri dan langsung menyambar jawaban tadi.

"Saya, Buuuu," Jawab mereka, gemuruh suara mereka rasanya memecahkan ruangan kelas.

Namun ya namanya anak-anak, tak sedikit pula ada yang masih malu-malu, melihat ke ke kanan dan ke kiri dan akhirnya ikutan jua menjulurkan tangan kanan seraya berteriak memberi jawaban, "Sayaaa".

Eh, ketika ditanya kembali mengenai cita-cita dengan profesi yang lain, walhasil lagi-lagi ada saja yang kembali mengangkat tangannya untuk kesekian kalinya.

Keceriaan Anak anak Di Dalam Kelas I Dokpri
Keceriaan Anak anak Di Dalam Kelas I Dokpri
Dasar anak-anak! Maunya terus saja mencoba menggantungkan cita-cita mereka tadi setinggi langit saja, dengan bersuara keras, yang penting tampil saja dahulu.

Eh apa mereka tidak capek ya? Terkadang saya menanya sendiri dalam batin saya, dan jujur saya saja yang sering capek sih menghadapi mereka.

Sorak dalam kelas tak lantas berhenti bergemuruh, ketika saya hendak membagikan kertas kecil kepada mereka yang akan digunakan untuk menuliskan cita-cita mereka di pohon cita-cita di depan kelas, selanjutnya.

Ya ampun, anak laki-laki berhamburan maju kedepan, anak perempuan juga tak mau kalah. Dorong mendorong tak terelakkan. Saya pun tak lantas diam. Ada yang menangis karena tersenggol, Aduuh.

Badan terpaksa menjadi gesit pontang-panting untuk mentertibkan mereka kembali pada antrean yang benar sehingga akhirnya mereka dapat menempelkan cita-cita mereka di secarik kertas tadi di depan kelas.

Kegembiraan mereka terus bersaut-sautan. Suara mereka bersatu padu menjadi besar, tidak ada pilihan lain untuk membuat saya juga harus membesarkan volume suara saya agar lebih besar menandingi mereka, agar bisa didengar dan membuat kelas menjadi tenang kembali.

Guru Mau Tidak Mau Ya Harus Aktif-kan?

Di atas sepenggal moment seru saya di dalam kelas, dengan murid murid Sekolah Dasar (SD) yang luar biasa kreative dan aktive ya?

Moment yang tidak berlangsung sehari dua hari, namun rasanya berlangsung setiap hari di jam kerja bersama 'kenakalan' mereka. Tawa dan tangis mereka menjadi warna favorit di dalam kelas. Sudah bisa terbayangkan menjadi guru-kan?

Di samping itu, menjadi guru Sekolah Dasar memang jua mengasyikan, kita bisa bermain, belajar dan selalu menjadi kreative untuk belajar menjinakkan kelas yang bisa jadi buas karena ulah mereka tadi.

Kesabaran jelas harus tertanam dalam-dalam. Selain itu faktor lain seperti phisik yang prima juga amat diperlukan dalam proses mengajarkan semua pelajaran ke mereka.

Aneka Macam Kreatifitas Anak Dalam Kelas I Dokpri
Aneka Macam Kreatifitas Anak Dalam Kelas I Dokpri
Bagaimana merancang pendekatan kita agar bisa membujuk, menegur dan menasehati mereka dengan cara yang positive yang akhirnya membantu mereka untuk sungguh-sungguh dalam belajar dalam rangka mengejar cita-cita mereka tadi. Ya mungkin menjadi gurru seperti saya? Mungkin saja ya.

Namun ya namanya guru juga manusia-kan? Adakalanya, jenuh, kelelahan dan juga kesabarannya berbatas serta luput dari sakit. Ahh, tapi itu bukan alasan, pasti-lah ada cara lain untuk membuang semua faktor penghambat untuk menjadi guru yang tetap selalu aktive tidak gampang lelah dan terus bergerak di dalam kelas. Kalau itu kita pasti sepakat deh tentang itu semua, ya demi anak-anak!

Masih Mau Menjadi Guru? 

Pertanyaan mengenai apa cita-cita di masa depan nanti seakan menjadi sulit bila dibalik ditujukkan kepada diri kita yang saat ini sudah bekerja alias bukan anak-anak lagi ya?

Bagi saya, cita-cita saya ya apa yang saya kerjakan saat ini, profesi yang saya kerjakan saat ini  yang hasilnya bisa digunakan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bahkan lebih seperti keinginan.

Meski ketika kecil dulu, ada saja cita-cita yang saya tanamkan dalam benak saya. Meski akhirnya melenceng dari cita-cita sebelumnya saat ini, dan saya anggap tidak masalah selama saat ini kita masih bisa menikmati dan mencintai pekerjaan apa saja yang kita geluti.

Dan untuk menjadi tetap konsisten untuk menyayangi pekerjaan tentunya akan mensyaratkan banyak hal, terutama masalah finansial yang akan didiapatkan-kan? Namun memang jika ditanya soal itu, baiklah kita sama-sama tahu saja, life is never flat kata mbak Agnes Mo.

Kegiatan Outbond Di Kolam Renang Harus Ekstra Sabar Mengatur Mereka I Dokpri
Kegiatan Outbond Di Kolam Renang Harus Ekstra Sabar Mengatur Mereka I Dokpri
Di luar itu, pekerjaan yang kita pilih juga harus sesuai dengan passion dan kemampuan baik phisik tubuh dan phiskologis kita untuk dapat meng-handle semua yang menjadi tanggung jawabnya sehari-harinya. Sehingga kesehatan kita juga bisa terjamin dalam menggelutinya sehari-hari.

Dilihat sepintas, menjadi seorang guru sekolah dasar memanglah mudah. Bayangan yang ada di kepala kita, paling enak, kalau guru hanya duduk-duduk saja di selama proses mengajar, dan bahan ajarnya juga paling gampang sedunia.

Namun faktanya, menghadapi anak sekolah dasar dengan tingkatan di kelas satu, dua, dan tiga, keaktivan guru akan selalu dituntut, selalu!

Capek ? namanya kerja pastilah capek-kan? Sama saja dengan profesi lain. Keaktivan guru untuk bergerak kesana dan kemari akan membutuhkan energy dan kesiapan phisik yang kuat.

Dan saya yakin, dan teman --teman lainnya pasti memiliki cara masing masing untuk tetap sehat plus bugar agar terus bersemangat dalam mengajar anak didik kita setiap hari.

Tantangannya Hebat Itu Bercengkrama Dengan Anak Aktif Di Luar Kelas!

Setiap hari di jam sekolah, keriangan anak-anak semakin menjadi-jadi ketika mengisi aktivitas di luar kelas. Selain guru, daya tahan anak-anak-pun juga dituntut untuk menurutin keaktifan mereka sendiri.

Kegiatan di luar kelas macam outbond ke luar daerah  menjadi tantangan kami sebagai Guru. Kami biasanya melakukan kegiatan outbond di pantai yang tak pernah terlewatkan di akhir ujian sekolah.

Nah karena kota Samarinda yang kami tinggai tidak memiliki daerah pantai, biasanya kami melakukan kegiatan Outbond ke pantai di kota Balikpapan yang berjarak 115 Km menggunakan Bus dari Samarinda.

Suasana Ceria Menuju Lokasi Outbond Dalam Bus, Tidak Mabuk Lagi , Setelah Mengkonsumsi Tolak Angin Sidomuncul I Dokpri
Suasana Ceria Menuju Lokasi Outbond Dalam Bus, Tidak Mabuk Lagi , Setelah Mengkonsumsi Tolak Angin Sidomuncul I Dokpri
Tantangan menjadi ganda, ketika menemani anak-anak menuju pantai Manggar di dalam Bus. Ada yang mabuk perjalanan, ada yang pusing-lah, komplet! Sehingga kerepotan guru semakin menjadi-jadi pula. Tidak bisa dibayangkan juga-kan, jika para guru yang mendampinging malah ikutan drop alias ikutan sakit bersama mereka.

Itu baru berangkatnya, bagaimana balik lagi ke Samarinda dengan kerumitan yang sama, bisa jadi kesehatan tubuh malah jadi drop menjemput aktivitas pembelajaran esok harinya. Dan itu Pekerjaan rumah yang harus dikerjakan pada momen seperti tadi. Guru dan anak-anak harus tetap sehat dan aktif kan? Tapi saya sudah dapet kuncinya, apaan itu?

Bagaimana Tetap Bugar Nan Sehat Tanpa Obat Ala-ala Guru Aktif!

Waktu terus saja berlalu. Waktu 24 jam sepertinya tidak mampu memberi celah bagi tubuh untuk berolahraga. Padahal dengan itu, bisa saja menjanjikan kesehatan dan kebugaran tubuh dalam memulai aktivitas mengajar yang kita ingini semula.

Kalau dihitung, Sabtu dan Minggu menjadi pilihan empuk untuk berolahraga, namun kenyataannya ya kadang kedua hari itu habis buat istirahat, apalagi kedua hari libur tadi pas cuacanya hujan. Ahh, tubuh benar-benar asyik saja beristirahat tidur saja.

Bagi saya ketidak-konsistenan dalam berolahraga tentu akan berdampak pada tubuh kita lho. Bukan tambah bugar, olahraga yang tidak rutin dan benar malah bisa saja bagian tubuh kita gampang sakit, entah demam, pusing, perut kembung, mual karena telat makan akbat lelah. Padahal keaktivan anak-anak siap menunggu setiap saat eh!

Tenggorokan Kering Memanggil Siswa Yang Beraktifias, Tapi Permen Tolak Angin Bisa Mengatasinya I Dokpri
Tenggorokan Kering Memanggil Siswa Yang Beraktifias, Tapi Permen Tolak Angin Bisa Mengatasinya I Dokpri
Menyiasati itu semua, di pagi hari saya gunakan ber-jogging sebentar mengitari halaman sekolah. Namun berhubung udara masih pagi dan dingin biasanya saya tambahkan dengan pemanasan ringan terlebih dahulu dan tak lupa sarapan yang cukup.

Nah sebagai, suplemen herbal, biasanya saya menkonsumsi produk herbal Sidomuncul. Ya keliatannya mengkonsumsi herbal terlihat kuno bin katrok, tapi ya singkirkan saja pikiran tadi demi menjaga kesehatan kita kan?

Macam-macam produk herbal Sidomuncul bisa membantu saya dalam menyiapkan mood beraktifitas menjadi guru aktif. Ssebut saja produk Sidomuncul tolak angin, Sidomuncul tolak angin Flu, Sidomuncul tolak angin anak, Sidomucul tolak angin minyak angin Care, dan permen tolak angin pelega tenggorokan baik gula maupun non gula.

Peremen Herbal Tolak Angin Sidomuncul Selalu Ada Setiap Saat I Dokpri
Peremen Herbal Tolak Angin Sidomuncul Selalu Ada Setiap Saat I Dokpri
Nah, dari macam produk Sidomuncul, saya paling banyak mengkonsumsi permen tolak angin rasa mint ketika memulai pengajaran di kelas.

Rasanya yang dingin di lidah dan menjalar di tenggorakan melegakan aliran suara hingga terdengar ke anak-anak. Itu menjadi penting untuk mengalahkan suara mereka yang tak kalah besar di dalam kelas maupun luar kelas.

Permen sidomuncul ada dua rasa mint dan mint+madu dengan khasiat yang sama untuk melegakan tenggorokan. Namun jika ingin mengurangi konsumsi gula bisa juga mengonsumsi permen tolak angin non gula. Ya namanya upaya mencegah penyakit, harus dimulai dari dini-kan?

Nah apalagi jika sampai masuk angin akibat beraktifitas di luar ruangan  tentu produk Sidomuncul tolak angin rasa jahe dan papermint dalam kemasan sachset, cocok untuk menghentikan dan mencegah rasa mual dan kembung.

Dan bukan untuk orang tua saja, produk Sidomuncul buat anak sangat efektif untuk mempertebal daya tahan tubuh anak. Rasa jahe, mint dan madu pastilah disuka oleh anak-anak! Dengan cara pakai yang mudah yakni mengkonsuminya sebelum melakukan aktivitas padat, perjalanan jauh, saat kurang tidur dan malah ketika kecapean.

Buat Jaga Diri Dan Anak Anak, Toal Angin Sachset Selalu Ada Di Dalam Tas I Dokpri
Buat Jaga Diri Dan Anak Anak, Toal Angin Sachset Selalu Ada Di Dalam Tas I Dokpri
Bagi saya, produk Sidomuncul ternyata cara sederhana dan menjadi kuci untuk mempermudah profesi guru dalam menjalankan tugas mulianya. Baik aktivitas di dalam maupun luar ruangan menjadikan Guru dan anak-anak menjadi aktif dan kreatif dalam mengajar dan belajar.

Karena khasit herbal Sidomuncul tadi utamanya yakni mempertebal daya tahan tubuh tentu juga akan menjadi kunci rahasia bagi orang tua yang memiliki anak-anak untuk mencapai cita-cita mereka di masa depan nantinya!

Iya mungkin bercita-cita menjadi Guru untuk menebar ilmu pengetahuan kepada generasi muda nantinya. Hemm, kamu mau coba? Iya mencoba menjadi Guru dan mencoba khasiat produk Tolak Angin dari Sidomuncul sekarang!

Mewujudkan Cita cita Dengan Tak Capek Menjaga Kesehatan Agar Tetap Fit Bersama Tolak Angin Sidomuncul I Dokpri
Mewujudkan Cita cita Dengan Tak Capek Menjaga Kesehatan Agar Tetap Fit Bersama Tolak Angin Sidomuncul I Dokpri


HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3