Mohon tunggu...
Hariadhi
Hariadhi Mohon Tunggu... Desainer - Desainer

Ghostwriter, sudah membuat 5 buku berbagai Dirut BUMN dan Agency Multinasional, dua di antaranya best seller. Gaya penulisan berdialog, tak sekedar bernarasi. Traveler yang sudah mengunjungi 23 dari 34 provinsi se Indonesia. Business inquiry? WA 081808514599

Selanjutnya

Tutup

Trip Artikel Utama

Jakabaring Membuat Jakarta Antara Ada dan Tiada

10 Juli 2018   02:23 Diperbarui: 11 Juli 2018   19:25 4534
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Selama 5 tahun belakangan ini saya begitu bangga jadi warga DKI Jakarta. Di ibukota inilah berbagai perubahan keren terjadi. MRT mulai dibuat, Transjakarta dibereskan armadanya jadi brand bus Eropa, trotoar jadi lapang dan bersih, sungai bersih dari sampah. Dan sebagainya. Rasanya kalau kita ke daerah selalu ingin bilang "Makanya pilih pemimpin yang mau kerja."

Saya tidak punya niat menjelekkan pemimpin DKI Jakara saat ini. Lebih baik kita beri beliau kesempatan kerja dengan tenang untuk bisa membuktikan dirinya sebagai pemimpin. Namun ya kenyataannya agak lain, saat ke Palembang, semua kebanggaan sebagai warga ibukota itu sirna. Warganya hampir semuanya tahu dan antusias dengan perhelatan ini, sementara warga DKI Jakarta jangankan di dunia nyata, di media sosial saja senyap.

Saya, dengan penuh berat hati, mesti mengakui Sumatera Selatan jauh lebih siap menyambut Asian Games 2018.

Dari hal paling sederhana saja, kebersihan dan ketertiban misalnya, Palembang sudah jauh lebih berbenah, sementara Kota Tua, Jatinegara, dan Tanah Abang di Jakarta makin semrawut. Trotoar mulai banyak terlihat dan rapi. Sementara trotoar Sudirman, malah belum siap sebulan jelang perhelatan karena terlalu rajin bongkar pasang desain sekedar untuk nambahin jalur motor.

Penginapan atlet di Jakabaring banyak yang sudah jadi dan siap huni, berdiri dengan cantik menghadap matahari terbit. Jauh lebih bagus dari yang sudah ada di Senayan atau yang saat ini disiapkan di sekitaran Waduk Sunter.

dokpri
dokpri
LRT? Sudah 100% siap. Tinggal nunggu seremonial peresmian dan launchingnya saja. Setiap warga yang saya temui sudah tak sabar mau coba. "Siap mau coba naik bolak balik keliling Palembang, makasih Pak Jokowi!" kata seorang gadis cantik berjilbab dari sekitaran Mal OPI. Mal OPI didirikan dekat sekali dengan Jakabaring, mungkin maksudnya supaya jadi tempat rekreasi dan membeli oleh-oleh para atlet sebelum dan setelah bertanding. Mal ini ramai dan sesak, sama sekali tidak menujukkan gejala kelesuan ekonomi seperti yang dituduhkan politisi oposisi kita.

Saya disarankan oleh teman perjalanan saya, Thomas J Bernadus, untuk membeli beberapa peralatan penunjang perjalanan di mal OPI, termasuk power bank karena terus terang HP saya rakus baterai, apalagi sering dipaksa LIVE berjam-jam untuk dokumentasi perjalanan dengan sinyal 4G. Alhamdulillah dapat powerbank dengan kapasitas 20.000 mAH.

"Di sini murah, kaya gituan bisa dapat sekitar 400 ribuan saja," kata Tommy. Sebagai perbandingan, powerbank dengan kapasitas sama mesti saya beli dengan harga 600 ribuan di toko serba 10 ribu di Pasarbaru, Jakarta.

Tommy juga menyarankan membeli charger USB 4 colokan untuk ngecharge di hotel. Namun saya tolak karena dari laptop sudah ada dua slot USB dan dari charger drone ada dua lagi. Ditambah lagi dengan charger di mobil ada 5 slot, jadi rasanya mubazir kalau membeli charger lagi.

Keputusan ini agak saya sesali karena akhirnya membuat saya sering terpaksa harus menghidupkan mobil dan menghabiskan bensin untuk ngecharge berbagai gadget sekaligus. Padahal kalau dibeli, saya bisa numpang di mana saja di kafe-kafe untuk ngecharge.

Balik ke topik Jakabaring Sport City ..

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun