Supriadi Purba
Supriadi Purba lainnya

Kemenangan besar diawali dengan kemenangan-kemenangan kecil

Selanjutnya

Tutup

Catatan

Lahirnya Gebu Karo dari Daerah Karo untuk Indonesia

1 September 2012   20:14 Diperbarui: 25 Juni 2015   01:02 597 0 0

KRONOLOGI LAHIRNYA YAYASAN GEBU KARO

Logo Gebu Karo

Yayasan Gebu Karo tidak lahir dengan sendirinya. Gerakan ini lahir seiring lahirnya kesadaran beberapa orang berkaitan dengan situasi dan kondisi masyarakat Karo. Gerakan ini kemudian menjamur dan wacananya berkembang sangat luar biasa, dimana interaksi melalui dunia maya dengan kekuatan jejaring sosial seperti Facebook kemudian membuka sebagian mata masyarakat Karo. Kesadaran inilah yang kemudian semakin memperkuat kehendak untuk memberikan perbaikan oleh beberapa orang perintis sekaligus pembuka wacana untuk melahirkan sebuah gerakan dengan nama Gerakan Seribu Karo (Gebu Karo).

Berikut akan disampaikan penjelasan kaitan dengan kronologis lahirnya Yayasan Gebu Karo. Kronologis ini sebagai pengantar dalam penulisan sejarah Yayasan Gebu Karo, semoga  bisa membantu sebagai rangkaian penting awal yang baik menuju sebuah gebrakan yang akan dilakukan oleh Gebu Karo. Sejarah Gebu Karo tidak hanya sebatas cerita, tetapi sejarah itu adalah lompatan besar bagi terwujudnya perjalanan panjang menuju masa depan yang baik. Dimensi masa lalu harus dicatat dengan baik, maka sejarah itu akan melahirkan generasi masa kini dan masa depan yang lebih baik pula.

Berikut adalah kronologi lahirnya yayasan Gebu Karo

-Pada hari Rabu, 19 juni 2012 bapak Usaha Bangun Barus menyampaikan satu kegelisahan di “Group Facebook Mari Membangun pertanian Tanah Karo”. Bahasanya demikian

Buah Simalakama : Seorang Ibu Tani yg sdh janda mempunyaqi 1 putri dan 2 putra yg kembar. Si Putri merupakan anak tertua yg duduk di semester 6 Fak.Pertanian di salah satu PTN di Pulau Jawa, sementara kedua putranya baru saja menyelesaikan SMU nya. Yg menjadi persoalan,,,,, apabila kedua Putranya tsb mau melanjutkan ke bangku Kuliah, si Ibu tdk akan sanggup lagi dgn penghasilan hanya dari ladang jeruk 0,5 ha yg tengah gagal panen karena serangan hama lalat buah. Terkecuali si Putri rela berhenti Kuliah dan bekerja membantu sang Ibu....,Apa saran anda bagi Ibu Tani kita ini......???”

Note

Dalam perjalananya, kalimat yang diposting oleh bapak Usaha Bangun Barus ini kemudian mendapat respon posistif dari beberapa facebooker di “Group Facebook Mari Membangun pertanian Tanah Karo”

-Pada hari Sabtu 23 Juni 2012 dengan adanya dorongan luar biasa dari bapak Usaha Bangun Barus sebelumnya, maka bapak Patris Ginting menyampaikan pesan penting di Group Facebook Mari Membangun pertanian Tanah Karo dengan kalimat demikian

Orang Minang berhasil dalam membuat gerakan 1000 minang, dengan mengumpulkan sumbangan orang Minang di seluruh perantauan sebesar Rp. 1.000 per bulan, tentu dana si e i gunaken untuk membangun Tanah Minang dan orang orang Minang yang membutuhkanya. Jadi Uga adi siban ka ia gerakan 1.000 Bumi Turang......mungkin bagi kasus si i angkat pak Usaha Bangun Barus banci tertanggulangi segera....soal teknis dan yang lainya bisa kita diskusikan...... Uga Ninta....”

Note

Respon pak Patris Ginting ini ternyata ditanggapi langsung oleh bapak Petrus Sitepu dan Usaha Bangun Barus. Respon pak Sitepu dan Barus kemudian menjadi babak baru bagi lahirnya kesadaran beberapa orang untuk ikut aktif dalam memberikan saran dan komentar. Berikut adalahg tanggapan-nya

-Pada Pada hari Sabtu 23 Juni 2012, Petrus Sitepu memberikan komentar terkait dengan wacana yang sudah diposting oleh pak Patris Ginting

Petrus Sitepu, Gebu Minang (gerakan 1000/bulan bagi masyarakat Minang di perantauan) memang luar biasa. Sudah puluhan tahun,.. dana mereka yg terkumpul sudah puluhan miliar, dengan dukungan Gebu Minang, saya pernah terlibat langsung selama 4 tahun di Kabuaten Solok dalam program pengembangan Pertanian. Sedikit saran... Penasihat dari GEBU MINANG dipilh dari tokoh masyarakat (pengusaha yg sudah sukses di Jakarta),Mungkin Organisasi GEBU-Turang (Apapun namanya yg disepakati).. dapat mencontoh apa yg telah merek lakukan. Untuk Kepengurusan kalau menurut saya tergantung kesepakatan kita. Prinsipnya Ide yg dikemukakan Patris Ginting sangat bagus.. saya pribadi Mendukung 100 %. Kalau sudah ada wacana yg lebih konkrit... mari kita lanjutkan. Kalau memerlukan tempat pertemuan... kami dapat sediakan (meskipun tempatnya sederhana)...Mari kita buat perubahan untuk Tanah Karo Simalem.Bujur

-Pada hari Sabtu 23 Juni 2012 selanjutnta langsung ditanggapi oleh pak Usaha Bangun Barus, berikut adalah komentar pak “Usaha Bangun Barus ‎@ALL : Kalau Tempat pertemuan sudah ditawarkan Bang Petrus Sitepu, maka saya menawarkan penyandang dana konsomsi pertemuan tsb...ayo kita mulai .....!!”

Note

Wacana yang disampaikan oleh bapak Patris Ginting soal Gebu Minang ternyata setelah direspon oleh bapak Petrus Sitepu dan Usaha Bangun Barus. Beberapa hari kemudian direspon oleh Tanah Karo Watch dengan bahasa yang lugas dan tepat sasaran.

-Pada hari Selasa 3 juli 2012 Tanah Karo Watch  memberikan komentar demikian

“GEBU MINANG..GEBU KARO... SATU TITIK TERANG...: GEBU MINANG sudah terbukti manfaatnya bagi masyarakat di SUMBAR...seperti nya konsep ini mulai didiskusikan di FB... awal muasal nya adanya postingan bang Usaha Bangun Barus.. tentang kisah seorang janda yg kesulitan menyekolah kan anaknya... yg direspos oleh bang Patris Ginting,.Boyran Ginting...Nusantara Purba..Nova Surya Tarigan..(STTK),Komando Tarigan... dan banyak lagi...yg muncul dengan konsep GEBU KARO.. Informasi dan tanggapan bergulir sangat cepat.. tidak kurang dari beberapa orang yg bermukim di dalam dan LN...seperti Ibu Cory Sebayang. Prince Parultop (Nigeria), Amin Sebayang, sejak di posting kannya True story oleh bang Petrus Sitepu,...Ratusan respons masuk.. yg sebagian besar mengatakan kesiapannya mendukung. Kesimpulan sementara yg dapat kita ambil bahwa "MASIH BANYAK MASYARAKAT YAG PEDULI SESAMA..dan ingin memberi kontribusi terhadap perkembangan Karo. GEBU KARO yg rencananya akan melakukan pertemuan perdana di Kabanjahe.. kita harapkan akan menjadi "embrio/ benih" untuk KARO BERSATU. Kita menanti hasil pertemuan perdana tersebut....tapi memang benar lah adanya... dengan hal yg kecil kita dapat melakukan yg besar bila kita BERSATU... Nah untuk bersatu perlu wadah.. dan personil yg punya integritas didalam nya. Mudah-2an benih.. yg mulai di taburkan dapat tumbuh..berkembang... dan pada saat nya memberikan hasil... janganlah dia Layu sebelum berkembang...Istilah bagus yg pernah beredar (maaf aku tidak sebut dari siapa... nanti di bilang politis lagi...he..he)... BAS KAM LA MBERAT... MAN JELMA SI ENTEREM TERAKAP...Salut sama penggagas GEBU KARO...MAN BANTA KERINA mari sidukung... adina la atenta mendukung labo dalih... tapi gelah ngerontangi lah gia ula... Biarkan GENERASI MUDA KARYO BERKARYA....”

-Pada hari Sabtu 07 juli 2012dengan banyaknya respon dari beberapa orang yang peduli terhadap Karo, maka bapak Patris Ginting membuat undangan untuk pertemuan bagi yang memiliki kepedulian terhadap Karo. Berikut undangan yang disampaikan pak Patris Ginting

“Rencana Pertemuan Awal dalam mebentuk Gebu karo ( Gerakan Rp. 1.000 Karo) si ban i rumah bang Petrus Sitepu i komplek Konen No. 7 kabanjahe, mari dage nande, bapa turang ras teman senina reh dage kita asa bancina gelah si benaken runggun membangun Tanah karo enda ras kalak karo. Si kata katanken ras si persingeti bana dage kita kerina gelah runggun ta e banci erdalan alu mehuli. Mbera mbera i pasu pasu Dibata kita kerina. Bujur.”

-Pada hari Minggu 8 juli 2012Pertemuan pertama” untuk membicarakan seputar soal wacana yang sudah dibahas di Group Mari Membangun Pertanian Tanah Karo seputar cerita seorang ibu yang anaknya tidak bisa sekolah karena keadaan ekonomi keluarga yang tidak sanggup dan gagasan soal Gebu yang seblumnya sudah mencoba mengangkat Gebu Minang untuk menjadi gambaran bagi gerakan yang akan dibuat.

Foto Pertemuan Pertama

Pada tanggal 8 Juli 2012 dilakukan pertemuan pertama di rumah Petrus Sitepu Komp. Konen No. 7 Jln. Jendral Sudirman Kabanjahe, yang di hadiri oleh 17 orang.Peserta yang banyak yang belum saling kenal, sehingga pertemuan awal banyak habis untuk perkenalan sesama pendukung di buatnya program GERAKAN SERIBU ini....Beberapa kesepakatn telah dicapai dalam pertemuan awal ini, termasuk membuka group di FB dengan nama GEBU KARO.....

Note

Pada hari Minggu 8 juli 2012 setelah pertemuan pertama di rumah bapak Petrus Sitepu maka bapak Kennedy Ketaren langsung membuat Group Gebu Karo sebagai media sosialisasi dan partisipasi dalam menggalang masyarakat Karo.

-Pada hari Senin 9 juli 2012, bapak Patris Ginting memposting hasil pertemuan pertama pada tanggal 8 Juli 2012. Berikut adalah postingan yang disampaikan pak Patris Ginting



Hasil pertemuan I (pertama) Gebu Karo, Minggu, 08 Juli 2012 munculnya ide atau gagasan untuk membentuk GEBU KARO, berawal dari adanya kasus yang diangkat di FB MARI MEMBANGUN PERTANIAN TANAH KARO. Seorang Ibu (Janda) memiliki seorang anak yang sudah kuliah, namun anak keduanya kembar dan Ibu ini tidak mampu menyekolahkan lagi karena masalha biaya berhubungan dengan hasil pertaniannya tidak mencukupi. Tujuan utama perkumpulan ini adalah pengumpulan dari masyarakat karo dan tidak tertutup dari luar karo dan dana ini akan disalurkan bagi yang memerlukan.
GEBU = GERAKAN SERIBU. Kita mengharapkan masyarakat berkenan memberikan Kontribusi sebesar Rp. 1000,- perbulan dan ini bersifat berkesinambungan.
Masyarakat Karo kurang lebih 1.200.000 orang, apabila yang memberikan kontribusi sebanyak 10 % maka yang memberikan kontribusi sebanyak 120.000 Orang, maka yang terkumpul kontribusi per bulannya sebesar Rp. 120.000.000 Per bulan.
Seluruh nama penyumbang akan di update di Internet. Penyumbangan di mulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungn sekolah, Perpulungan di masing-masing wilayah.
Nama perkumpulan : GEBU KARO


Bentuk Gerakan : Yayasan Prioritas
Prioritas utama :
1. Pendidikan .
2. Kesehatan.
3. Pertanian/ peternakan.
4. Perdagangan.
5. Pariwisata.
6. Pendidikan Ketrampilan.
Namun saat ini yang diutamakan adalah Pendidikan.
Tim POKJA Yayasan Gebu Karo :
Ketua Sementara : Junius karosekali
wakil ketua : Patris Ginting
Sekertaris : Kennedy Ketaren
Anggota :
a. Komando Tarigan
b. Dekon Ginting
c. Nova Surya
d. Usaha Bangun Dibri Barus


Ke depannya GEBU Karo diharapkan dapat berkantor Pusat di Jakarta karena dananya akan diambil dari masyarakat Karo yang tinggal di luar Karo.
Sudah banyak orang Karo yang di luar Karo yang sudah memberi dukungan seperti Jepang, Canada, Pontianak, Batam, dll. Namun GEBU KARO perlu perjuangan dan diharapkan minimal 1 Tahun ke depan dapat berjalan dengan lancar.


Masukan-Masukan :
1. Masyrakat karo, mayoritas negative thinking, jadi kita harus berusaha dengan mengandalkan Tuhan. Karena dalam masalah pendidikan, banyak anak sekolah yang tamat namun karena tidak ada biaya maka tidak dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi.
2. Kendala dalam pertanian karo yang utama adalah pemasaran, pupuk juga terlalu banyak masyarakat yang membeli pupuk mahal tetapi kualitas/mutu rendah.
3. Mengingat kejadian beberapa tahun yang lalu siswa yang dapat di UI dan beberapa perguruan tunggi lain namun tidak dapat berangkat karena tidak ada biaya.Oleh karena itu kita sebaiknya membantu anak sekolah walaupun hanya sedikit.
Penerima beasiswa, karakternya :
1. Berprestasi
2. Orangtuanya tidak mampu.
Untuk selanjutnya akan dibentuk sebuah tim untuk meninjau lapangan bagi yang benar-benar membutuhkan bantuan...
Pertemuan dilakukan di Rumah PETRUS SITEPU, Komplek Konen No. 7 Kabanjahe. Minggu, 08 Juli 2012, Pukul 15.00 Wib – 17.00
PESERTA YANG HADIR
1. JULIANUS KARO SEKALI
2. PATRIS GINTING
3. KENNEDY KETAREN
4. JUANDRA GINTING
5. DEKON GINTING
6. KOMANDO TARIGAN
7. NUSA G TARIGAN
8. ATEMALEM BR GINTING
9. BENYAMIN SITEPU
10. FRIDA ARIANI BR PELAWI
11. SRINGENNA BR GURUSINGA
12. JONARDI GINTING
13. PETRUS SITEPU
14. HERLENIS BR GIRSANG
15. KAMUS SITEPU
16. ANTHONI NIKOLAUS TARIGAN
17. USAHA BANGUN BARUS

-Pada hari Minggu, 22 Juli 2012 dilakukan “Pertemuan ke dua” di rumah bapak Petrus Sitepu, undangan terbuka di  Komplek Konen No. 7 Kabanjahe, agenda pertemuan diantaranya

Pertemuan ke dua




1. Pembahasan draft AD/ART
2. Pembentukan pengurus sementara
3. Penentuan sekertariat dan kantor pusat
4. Teknis/cara pengumpulan dana.
5. Warna Sari

Note

Kemudian berlanjut pembicaraan lewat di Group Gebu Karo yang sebelumnya sudah dibuat pak Kennedy Ketaren, ada yang kemudian berucap

“Aku sudah siap 100% demi Takasima, aku rela berjuang. Hanphone-ku 0852 7687 5000. Hubungi saja adi demi Karo.”.

-Pada hari Minggu 5 Agustus 2012 Gebu Karo melakukan pertemuan ketiga kalinya bertempat sekretariat sementara Gebu Karo yang beralamatkan di Jalan sudirman Komplek Konen no.7 Kabanjahe.

Pertemuan ke-tiga

“Pada pertemuan ini membahas tentang AD/ART Gebu Karo dan Pembentukan Pengurus Gebu Karo dan tidak lupa program-program prioritas Gebu Karo kedepan.Pertemuan ini dihadiri 35 orang, termasuk 5 Orang Guru dan juga Pemenang sayembara Logo yaitu saudara Arie Ginting Jawak. Perkenalan, pemaparan arti logo Gebu Karo dan penyerahan hadiah pemenang sayembara Logo GEBU-KARO berlangsung dengan semangat kekeluargaan. Salah satu peserta pada pertemuan Gebu Karo kali ini adalah Saudara Imanuel Silalahi yang berdomisili di Papua – Timika. Imanuel Silalahi menyampaikan dukungan penuh terhadap  Program-program Gebu Karo, dan bersama-sama dengan pengurus Gebu Karo Mensosialisasikan Program tersebut, sampai Ke luar Sumatera Utara khususnya di Papua, dimana pada saat ini +/- 100 KK yang berasal dari Kabanjahe Sekitarnya berdomisili disana. Tidak ketinggalan juga saudara Eddy Surbakti (baju merah) hadir pada pertemuan ini. Eddy menyampaikan program-program Gebu Karo untuk tetap dapat memanfaatkan perkembangan Informasi Teknologi”

Note

Bagi pengurus Gebu Karo mungkin bisa menirimkan lagi hasil pertemuan yang sudah dilakukan setelah pertemuan ke -2 agar bisa melengkapi kronologi ini yang nantinya bisa ditulis kedalam sejarah berdirinya Yayasan Gebu Karo. Selain itu juga kaitan dengan informasi soal pembuatan Akta notaries untuk Yayasan Gebu Karo agar ini nantinya menjadi legalitas yang dilampirkan dalam sejarah lahirnya Yayasan Gebu Karo.

Mari kita sama-sama menyusun sejarah Gebu Karo dengan objektivitas agar terbentuk nantinya sebuah lembaga yang kompeten dan professional.

Salam saya Supriadi Purba Mergana