Mohon tunggu...
Hanyfa Shofia Azahra Zulfa
Hanyfa Shofia Azahra Zulfa Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Tingkat 4 Universitas Pendidikan Indonesia

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Tingkat 4 Universitas Pendidikan Indonesia

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Penguatan Pendampingan Orang Tua dan Siswa dalam Pembelajaran Jarak Jauh pada Masa Pandemi di MTs. Az-Zahra Selacau

2 Agustus 2021   17:35 Diperbarui: 2 Agustus 2021   18:08 56 1 0 Mohon Tunggu...

Pada tanggal 7 Januari 2020, pihak berwenang China mengumumkan bahwa suatu virus baru telah teridentifikasi. Virus tersebut disebut sebagai 2019-nCoV. 

Virus ini pertama ditemukan di Wuhan, China pada tanggal 31 Desember 2020. Virus ini diperkirakan berasal dari Pasar Grosir amakanan Laut Huanan, yang menjual makanan hewan liar. Namun saat itu virus tersebut masih dianggap sebagai penyakit pneumonia.

Pada tanggal 11 Januari 2020, kematian pertama yang diakibatkan virus ini diumumkan oleh Komisi Kesehatan Wuhan. Sejak saat itu, penyebaran virus Corona semakin meluas, mulai dari Thailand, Jepang, hingga Amerika Serikat, yang ternyata setelah diterlusuri, orang yang terinfeksi tersebut telah melakukan perjalanan ke Wuhan. 

Akhirnya, agar penyebaran virus ini tidak meluas lagi, Pemerintah Wuhan melakukan penutupan bandara dan stasiun kereta api untuk sementara waktu. Pada tanggal 30 Januari 2020, WHO akhirnya mengumumkan bahwa virus ini menjadi Darurat Kesehatan Publik Internasional dari Kepedulian Internasional (PHEIC) dan pada tanggal 11 Februari 2020, WHO memberi nama virus ini sebagai Covid-19. (Arnani, 2020)

Pada tanggal 2 Maret tahun 2020, virus ini pertama kali menginfeksi WNI. Setelah itu pada tanggal 11 Maret 2020 Pemerintah Indonesia mengumumkan kematian pertama akibat virus corona di Indonesia. 

Sebagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus yang semakin meluas Pemerintah Indonesia memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak tanggal 31 Maret 2020 yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020. Pembatasan sosial ini berlaku pada kegiatan di sekolah, tempat kerja, tempat ibadah juga di tempat umum lainnya.

Pandemi Covid-19 ini banyak membawa dampak pada berbagai sektor dan bidang, termasuk dalam bidang Pendidikan. Pemberlakuan peraturan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang tertuang pada Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2O2O tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19). 

Pembelajaran Jarak Jauh ini ternyata  menimbulkan banyak dampak negatif pada guru, orang tua dan peserta didik. Seperti menurunnya kualitas belajar, menurunnya tingkat kejujuran dan kedisiplinan siswa, maupun minat belajar siswa yang diakibatkan oleh rasa stress yang dirasakan oleh siswa akibat pandemi.

Berbagai kesulitan juga dialami tenaga pendidik maupun peserta didik terlebih bagi sekolah yang berada di daerah dengan fasilitas yang terbatas, seperti tidak memiliki ponsel dan kesulitan mengakses jaringan. Selain itu, banyak peserta didik yang mengaku sulit memahami pembelajaran yang diberikan guru karena tidak sedikit guru hanya memberikan tugas tanpa menjelaskannya terlebih dahulu. 

Hal ini menimbulkan penurunan tingkat kejujuran dan tingkat kedisiplinan siswa, karena banyak peserta didik yang mengambil jalan pintas dengan mencontek tugas pada teman atau terlambat mengumpulkan tugas. Banyak orang tua juga yang memilih untuk mengerjakan tugas anaknya yang masih berada di sekolah dasar karena anak tidak memahami pembelajaran namun tetap dituntut untuk mengerjakan dan mengumpulkan tugas. 

Dampak Pembelajaran Jarak Jauh ini juga banyak menimpa keluarga yang saat ini sedang beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi karena penyakit virus Covid-19. Banyak orang tua yang, yang merasa tertekan, bingung akan prioritas yang dimilikinya karena harus menyeimbangkan antara pekerjaan, merawat, mengasuh dan mendidik anak serta pekerjaan rumah dan dampak-dampak negatif lainnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN