Kesehatan Pilihan

Peran Susu Anak untuk Kecerdasannya di Masa "Golden Age"

13 September 2018   12:33 Diperbarui: 13 September 2018   12:47 473 1 0

Tahukah Bunda, Kandungan nutrisi apa yang harus ada pada susu anak 1 tahun? Ketercukupan nutrisi sangat penting bagi anak balita.  Anak usia 0-5 tahun berada pada usia emas atau golden age. Dimana si kecil sedang berkembang dengan pesat, baik secara fisik maupun akal. Untuk itu, demi mendukung tumbuh kembang yang optimal, para orang tua selalu ingin memberikan yang terbaik. salah satunya melalui susu pertumbuhan.

Karbohidrat, Vitamin, Protein, Mineral, Kalsium dan Zat besi merupakan beberapa kandungan nutrisi wajib yang harus dipenuhi guna mendukung tumbuh kembang si kecil. semua itu dapat diperoleh melalui berbagai asupan makanan. Selain itu, susu formula juga sangat penting lho, Bunda. Bahkan, menurut salah satu study di Amerika Serikat menyatakan, anak yang secara rutin mengkonsumsi susu formula yang memiliki kandungan nutrisi lengkap memiliki tingkat pekembangan fisik dan akal yang lebih baik, dari pada anak yang tidak mengkonsumsi susu formula.

Susu Mempengaruhi Pertumbuhan Otak Anak

Banyak orang yang menganggap nutrisi anak dapat terpenuhi, selain dari susu. Bisa jadi itu betul ya. namun demikian, susu memiliki kandungan khas yang sesungguhnya tidak dapat disubstitusi oleh asupan yang lain. Untuk anak usia satu tahun ke atas, memang telah membutuhkan nutrisi yang lebih dari ASI. Karena, kandungan yang terdapat pada ASI akan berkurang setelah bayi menginjak usia satu tahun. Maka dari itu, anak usia satu tahun keatas sudah musti diberikan makanan yang memiliki kandungan nutrisi yang lebih kompleks.

Salah satu nutrisi pada susu balita terbaik yang tak dapat digantikan dengan asupan makanan lainnya adalah laktosa. Laktosa merupakan pecahan dari karbohidrat yang terdapat pada ASI. Yang kemudian, susu pertumbuhan pun memiliki kandungan yang mirip, karena manfaatnya yang memang sangat baik untuk tumbuh kembang otak anak.

Laktosa nantinya akan dipecah kembali menjadi galaktosa, yang merupakan komponen gula paling sederhana yang sangat dibutuhkan oleh tubuh si kecil dalam tumbuh kembangnya. Hingga nantinya, setelah diproses oleh tubuh, akan terbentuk galaktolipid yang berperan dalam pembentukan sel-sel saraf otak dan saraf pusat lainnya. seperti yang telah diketahui, masa usia 0-5 tahun merupakan masa terbaik dalam tumbuh kembang anak. 

Pada masa ini otak anak berkembang dengan sangat baik, dan mampu menyerap informasi secara maksimal. Untuk itu, pemberian susu yang mengandung galaktosa, sangat disarankan terutama bagi anak yang tak mengalami intoleran laktosa.

Meski terdapat banyak pilihan susu anak 1 tahun, namun Bunda tentu harus lebih jeli dalam menjatuhkan pilihan. Kembali lagi, manfaat susu nyatanya bukan hanya untuk manfaat jangka pendek saja, namun juga jangka panjangnya. Susu pertumbuhan selain baik untuk mengoptimalkan tumbuh kembang otak anak, juga untuk membantu pertumbuhan tulang dan gigi anak. Laktosa juga membantu penyerapan kalsium dan fosfor. Kedua zat ini mutlak dibutuhkan tubuh untuk menjaga kepadatan tulang dan gigi. Selain itu, laktosa juga sangat baik untuk menjaga kesehatan saluran cerna. Disinilah semua berawal!

Asam lemak esensial omega 3 dan 6, Kolin dan Protein adalah kandungan lainnya yang membuat otak anak dapat tumbuh dengan maksimal. Cara kerjanya langsung menyasar pada sel saraf pusat, dengan meningkatkan kemampuan berpikir dan daya ingat si kecil. apalagi, pada anak usia 1 tahun ke atas sudah mulai masuk ke masa imajinasi dan sosialisasi. Pada masa ini, otak anak terus bekerja dalam mempelajari segala sesuatu yang ia temui di sekitarnya. Anak mulai menyusun strategi, bernegosiasi dan melakukan perlindungan diri. Nah, semua ini tak lepas dari nutrien yang di asup tubuh si kecil melalui menu makanan sehari-hari, termasuk susu.

Cemilan Sehat Untuk Anak

Solusi anak susah makan adalah cemilan! Kok bisa, sih? Iya Bunda. Terkadang, masalah nafsu makan pada anak dipengaruhi oleh cemilan atau makanan sampingan apa yang dikudap si kecil. nah, makanan yang mengandung pemanis dan lemak berlebih, tentu membuat si kecil ketagihan dan memberikan rasa kenyang lebih lama. Disamping itu, apa si kecil terbiasa mengudap cemilan semacam itu, ia akan segan mengkonsumsi buah dan sayur, karena tekstur dan rasa yang sangat berbeda.

Mengatur menu makanan untuk perkembangan otak anak memang susah-susah-gampang. Nyatanya, sebagian besar anak-anak mengernyitkan dahi kala menghadapi sepiring salad segar di meja makan. Itulah mengapa, Bunda harus membuat strategi jitu! Nah salah satunya adalah dengan mengkombinasikan antara buah dan sayur dengan cemilan favorit si kecil.

Jus buah sayur yang diberi topping biskuit coklat, bisa Bunda coba lho! proses pembuatannya sangat sederhana, rasanya sedap dan tampilannya pun sungguh dapat meningkatkan nafsu makan si kecil. untuk menghilangkan rasa langu dari sayuran segar, bunda dapat menambahkan sedikit perasan air lemon. Selain itu, Bunda juga dapat membuat puding susu dengan tambahan buah segar, salad buah dengan tambahan topping keju dan cream, atau cake labu, wortel, bit dan yang lainnya.

Selain itu, waktu pemberian cemilan dapat didampingi dengan susu anak 1 tahun ke atas ya. selain menu yang bervariasi, waktu 'ngemil' juga harus diperhatikan agar tak menganggu waktu makannya. Bunda dapat memberikan cemilan pada si kecil, 2 jam sebelum atau sesudah makan besar. Setelah anak terbiasa dengan rasa buah dan sayur, bunda dapat mengurangi sedikit-demi sedikit tambahan yang manis-manis. Selain dapat mempengaruhi kesehatan gigi, ini juga dapat mempengaruhi gula darahnya lho. jangan lupa, untuk selalu memberikan 2 gelas  susu dalam sehari, sebagai pelengkap nutrisi hariannya ya Bunda.