Mohon tunggu...
Handy Pranowo
Handy Pranowo Mohon Tunggu... Lainnya - Love for All Hatred for None

Setia dengan Kompasiana

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Bapak

12 November 2021   21:24 Diperbarui: 12 November 2021   21:26 129 39 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
dokpri.(dari kiri ke kanan, aku,alm.bapak dan alm.adik nomor 2)

Bapak, dalam sujud sembahyangku ada rintihan doa-doa yang aku tujukan khusus kepadamu.

Rintihan doa-doa yang sedemikian tulus hingga air mata menggenang jatuh di antara tak berdayanya jiwaku.

Engkau cahaya dalam pekat mataku, engkau panutan di dalam hidupku.

Lelaki yang tegar dalam perjalanan, lelaki yang kuat dalam pengembaraan.

Bapak, di pundakmu beban meluruh jatuh kau angkut tanpa pernah mengeluh.

Hadir dalam suka duka hidupku, tanganmu memeluk tubuhku.

Jiwamu besar, ikhlas menantang hidup.

Lelaki yang kuat, sederhana, tegas dalam tutur kata.

Bapak, di rumahmu yang sepetak ini, warisan yang kau tinggali.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan