Mohon tunggu...
Hanaanam Maliyyaa
Hanaanam Maliyyaa Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Halo

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Kapan Pandemi akan Berakhir?

30 Juli 2021   15:47 Diperbarui: 30 Juli 2021   15:48 25 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kapan Pandemi akan Berakhir?
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan penularan virus corona jenis baru yang diberi nama SARS-CoV2. Penyakit ini sudah ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia, WHO sebagai pandemi. Seluruh wilayah di dunia telah terkena dampak penyebaran virus corona. Di Indonesia, penyakit Covid-19 pertama kali terdeteksi pada tanggal 2 Maret 2020.

Beberapa gejala penyakit Covid-19 antara lain demam, batuk kering, nyeri pada tenggorokan, dan hilangnya indera perasa atau penciuman. Virus ini dapat ditularkan melalui percikan pernapasan atau droplet. Penyebarannya sendiri terbilang cukup mudah dan cepat. Tapi meskipun begitu, penyebaran virus corona dapat kita minimalkan dengan mematuhi protokol kesehatan. Apabila ada hal yang mengharuskan kita keluar rumah, lakukan protokol kesehatan dengan ketat. Kita harus selalu menggunakan masker, menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter, menghindari menyentuh area wajah, dan mencuci tangan menggunakan air mengalir atau handsanitazer. Kita juga harus meningkatkan imun tubuh dengan melakukan pola hidup sehat, perbanyak mengkonsumsi vitamin C, dan berjemur sekitar pukul 9 pagi untuk meningkatkan kadar vitamin D dalam tubuh.

Sudah hampir 2 tahun kita semua sama-sama merasakan dampak pandemic Covid-19, yang artinya sudah hampir 2 tahun pula kita tidak dapat menjalani kehidupan yang normal dan kehilangan momen mengesankan dalam hidup. Tentu saja bisa kita lihat masalahnya tidak sesederhana itu. Jika ditelisik lebih jauh dan dalam akan tergambar permasalahan yang begitu kompleks. Hampir seluruh sector terdampak oleh Covid-19.

Seiring dengan sulitnya interaksi dengan dunia luar timbul juga masalah ekonomi. Daya beli menurun, ekonomi tidak berjalan seperti biasanya. Banyak pelaku usaha yang mengalami penurunan keuntungan yang sangat drastis pada masa pandemi ini. Beberapa dari kita juga terpaksa harus kehilangan pekerjaan yang merupakan satu-satunya sumber pemasukan sehingga kebutuhan hidup  tidak lagi tercukupi. Penggunaan obat dan alat kesehatan yang banyak dan mendesak mengakibatkan terjadinya kekurangan stok. Di bidang pendidikan pun terpaksa harus pembelajaran jarak jauh atau online. Hal ini juga dipersulit dengan kerja sama yang tidak saling silang antara pemerintah dan masyarakat. Adapun penyalahgunaan kekuasaan dan penyelewenangan oleh beberapa oknum menambah runyam keadaan sekarang ini. Belum lagi kita harus kehilangan orang-orang hebat --pahlawan masa pandemi-- para dokter dan tenaga kesehatan.

Masalah panjang yang saling tarik-menarik ini, sebagaimana dimulai karena adanya Covid-19 mungkin bisa berakhir karena hilangnya Covid-19. Bahkan meskipun sulit, ini bukan sesuatu yang mustahil. Untuk itulah kita semua harus menjaga diri kita dengan selalu mematuhi protokol kesehatan dan vaksin sesegera mungkin. Maka dengan begitu kita bisa menyelamatkan diri sendiri dan orang-orang di sekitar kita. Nantinya melepas masker, sekolah offline, dan berkumpul dengan orang terkasih bukan lagi hanya angan semata. Sampai saat itu tiba, kita harus menahan diri kita. Jangan berkeliaran tanpa kepentingan. Kita tidak bisa bersikap apatis. Jangan menyepelekan dan abai hanya karena tidak terdampak. Kita harus berjuang bersama sekuat tenaga melawan Covid-19.

Marilah kita bekerja sama dalam mengurangi penyebaran virus corona ini. Ingat untuk selalu melindungi diri dan juga orang terdekat. Kita tidak bisa kehilangan lebih banyak lagi. Semoga kita yang kehilangan orang terdekat, pekerjaan, dan hal penting lainnya selama masa pandemi diberi ketabahan untuk melalui ini semua. Semoga pandemi cepat berlalu dan kita bisa menjalani kehidupan seperti biasa kembali.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN