Muhammad Hamid Habibi
Muhammad Hamid Habibi pelajar/mahasiswa

Belajar lagi... Belajar mendengarkan, belajar memahami, belajar mengatur waktu, belajar belajar belajar... belum terlambat untuk belajar...

Selanjutnya

Tutup

Bulutangkis Pilihan

Ada Sorakan Sahur di Perempat Final Thomas Cup

25 Mei 2018   05:32 Diperbarui: 25 Mei 2018   05:36 749 10 10
Ada Sorakan Sahur di Perempat Final Thomas Cup
Ganda putra Fajar/Rian dok. m.kumparan.com

Ada yang unik saat laga perempat final piala Thomas antara Indonesia melawan Malaysia tadi malam (24/5/2018). Laga yang dimenangkan oleh Indonesia dengan skor 3-1 ini cukup ramai dengan sorakan penonton. Tak jarang yel-yel Indonesia prok3x... Indonesia prok3x... Terdengar melalui layar televisi. Serta sorakan habisin... Habisi... Habisin juga terdengar saat poin mendekati akhir.

Namun sorakan itu sedikit berubah saat pertandingan keempat set pertama yakni ganda putra kedua bertanding. Saat itu Fajar/Rian sedang memimpin atas Chia/Teo, sorakan pun berubah menjadi sahur...sahur prok3, sahur...sahur prok3. Mendengarkan sorakan itu saya jadi ketawa sendiri karena lebih mirip patrol membangungkan sahur daripada yel-yel penyemangat pertandingan.

Mungkin saja para supporter ini bermaksud agar Fajar/Rian segera menuntaskan pertandingan tersebut, karena waktu sudah cukup malam sekitar jam 10 lebih. Kalau tak segera selesai alias Fajar/Rian kalah, mungkin saja mereka takut jika pertandingan kelima antara Ihsan melawan Iskandar berlangsung hingga dini hari nantinya. Jelas nanti bisa mengganggu waktu sahur atau ketiduran karena capek dan melewatkan waktu sahur.

Sayangnya harapan para supporter belum bisa langsung terwujud. Hal ini karena Fajar/Rian harus bertanding ekstra untuk memenangi laga keempat tersebut. Baru sekitar jam 11-an malam mereka menutup laga dengan kemenangan rubber game 21-18, 10-21 dan 21-9. Dengan kemenangan ini Indonesia berhak melaju ke semifinal dan akan melawan China sore hari ini (25/5/2018).

Pertandingan melawan Malaysia memang berjalan alot dan lama. Tercatat hanya laga tunggal pertama antara Ginting melawan Lee Cong Wei saja yang berakhir 2 set langsung. Selebihnya pertandingan berjalan rubber game sehingga selesai laga sampai malam. Setelah laga usai para supporter akhirnya bisa pulang dan beristirahat dengan gembira, serta tak lupa menikmati makan sahur sesuai waktunya. Selamat menjalankan ibadah puasa.